Hybrid Parenting: Menggabungkan Gentle Parenting dan VOC Parenting

Gentle parenting vs VOC parenting, kenapa tidak digabungkan?
Sumber :
  • Photo by Pavel Danilyuk: https://www.pexels.com/photo/parents-caring-for-their-daughter-7220919/

Tren, VIVA Mindset –Ketika anda sedang berada di supermarket dan melihat seorang anak bermain – main dengan sayuran, mungkin anda penasaran dengan bagaimana orangtuanya akan mengedukasi mereka. Bisa saja mereka ditegur secara halus, bisa pula mereka ditegur dengan keras.

img_title Bocah Baby Shark Kini Debut Jadi Penyanyi Lewat Single Wave Bareng Jooheon Monsta X

Bila Gentle Parenting sempat menjadi perbincangan di Indonesia (khususnya menyoroti gaya parenting artis Nikita Willy yang sempat viral), saat ini hanya sekitar 38 persen orangtua Gen Z yang mempraktekkan gentle parenting, dilansir dari Todays Parent. Menurut Nicole Shabada, seorang ibu dari 2 anak, yang menyebabkan gentle parenting tidak berhasil adalah penjelasan berlebihan tentang perasaan, kurangnya struktur, dan melelahkan, yang menyebabkan banyak orangtua kemudian mengevaluasi jenis parenting ini.

Gentle Parenting

img_title Rosa Diaz, Detektif Berhati Keras yang jadi Salah Satu Karakter Terkuat di Brooklyn Nine-Nine

Gentle parenting adalah gaya parenting yang mengutamakan kelembutan dalam mengasuh anak, dan memprioritaskan perasaan anak. Dikuti dari alodokter.com, prinsip dasar gentle parenting terdiri dari empat komponen, yaitu empati, rasa hormat, pengertian, dan batasan. Berikut prinsip Gentle Parenting:

Empati

img_title Kenapa Anak Sering Mengamuk Saat Diminta Berhenti Bermain?

Pahami perasaan dan ketahui kebutuhan anak, sebab anak pasti memiliki alasan tertentu ketika mereka bertingkah laku dengan cara tertentu. Jangan lupa untuk selalu mendampingi anak setiap saat.

Rasa hormat

Perlakukan anak seperti orang tua ingin diperlakukan. Jika anak sedang berbicara cobalah untuk mendengarkannya terlebih dahulu. Jangan menyela atau bahkan menyuruh anak untuk diam.

Pengertian

Pengertian yang dimaksud dalam poin ini adalah pengertian orang tua terhadap anak. Orang tua harus mengerti dan tidak memberikan ekspektasi terlalu tinggi kepada anak untuk berperilaku sesuai kemauan orang tua. Biarkan anak bersikap sesuai usianya, tetapi jangan lupa untuk selalu mendampinginya.

Batasan

Batasan yang dimaksud adalah menerapkan aturan kepada anak dengan memberikan alasan kenapa hal tersebut perlu dilakukan agar anak memahami tujuannya.

 

Hybrid Parenting

Dikutip dari Todays Parent, orangtua Gen Z membuat pendekatan hybrid dalam mengasuh anaknya, daripada hanya bertumpu pada satu jenis: Gentle Parenting atau cara militan yang terkenal dengan sebutan VOC parenting.

Banyak para ibu dan ayah yang memilih apa yang efektif buat mereka dari semua jenis pendekatan dan menyampurkan elemen – elemen tersebut untuk menemukan gaya parenting mereka. Menurut Pinterest Parenting Trend Report, para ayah dan ibu muda menerapkan pendekatan yang lebih lambat dan lebih hadir ada anak mereka, namun dipasangkan dengan disiplin yang kuat. Menjalankan gaya hybrid ini seringkali mencakup pola pikir yang terpusat pada kebutuhan anak, tapi juga fokus pada tujuan lain seperti menyembuhkan trauma generasi atau membentuk jalinan emosional yang kuat.

Halaman Selanjutnya
img_title