The East Palace, Drakor Fantasi Misteri yang Dibintangi Nam Joo Hyuk dan Roh Yoon Seo
- https://www.instagram.com/p/DamZAvDGSGV/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=NTc4MTIwNjQ2YQ%3D%3D
Drakor, VIVA Mindset –Netflix kembali menghadirkan drama Korea bertema fantasi sejarah melalui The East Palace, serial terbaru yang memadukan unsur misteri, horor, aksi, dan intrik kerajaan dalam satu cerita. Dikutip dari Netflix Tudum, drama ini menjadi salah satu tayangan yang paling dinantikan pada Juli 2026, sekaligus menandai kembalinya Nam Joo Hyuk ke layar kaca setelah menyelesaikan wajib militernya. Selain menghadirkan kisah yang penuh teka-teki, drama ini juga diperkuat oleh jajaran pemain papan atas seperti Roh Yoon Seo dan Cho Seung Woo.
Disutradarai oleh Choi Jung Kyu, yang sebelumnya dikenal lewat drama The Devil Judge, The East Palace ditulis oleh Kwon So Ra dan Seo Jae Won, duo penulis di balik drama horor The Guest dan Bulgasal: Immortal Souls. Kombinasi tersebut membuat drama ini diprediksi menghadirkan cerita yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga kaya akan unsur supranatural dan emosi.
Mengangkat Misteri Istana yang Dihantui Kutukan
Berlatar pada era Joseon dalam dunia fiksi, The East Palace mengisahkan serangkaian peristiwa misterius yang terjadi di Istana Timur, tempat tinggal putra mahkota. Kejadian-kejadian aneh mulai mengganggu kehidupan keluarga kerajaan hingga memunculkan dugaan bahwa istana tersebut tengah dihantui roh-roh pendendam.
Demi mengungkap penyebab di balik teror tersebut, sang raja memanggil seorang pemburu roh bernama Gu Cheon. Ia dikenal sebagai pendekar tangguh yang memiliki kemampuan istimewa untuk menyeberangi dunia manusia dan dunia arwah. Kemampuan itu membuatnya menjadi sosok yang diandalkan ketika kerajaan menghadapi ancaman supranatural.
Gu Cheon dan Saeng Gang Bersatu Mengungkap Rahasia
Dalam menjalankan misinya, Gu Cheon tidak bekerja sendirian. Ia dipasangkan dengan Saeng Gang, seorang dayang istana yang sejak kecil memiliki kemampuan mendengar dan berkomunikasi dengan arwah.
Kemampuan tersebut membuat Saeng Gang sering dianggap berbeda oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, justru kelebihan itulah yang menjadi kunci untuk mengungkap misteri yang selama ini tersembunyi di balik dinding Istana Timur.
Semakin jauh penyelidikan berlangsung, keduanya menyadari bahwa gangguan roh tersebut bukan sekadar kejadian biasa. Mereka menemukan adanya kutukan lama yang berkaitan dengan rahasia keluarga kerajaan, perebutan kekuasaan, serta dendam yang belum terselesaikan selama bertahun-tahun.