Daftar Musisi yang Menggugat Pembocor Lagu, dari BTS hingga Ariana Grande
- https://www.instagram.com/p/DbIS114GFWH/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA%3D%3D
Tren, VIVA Mindset –Kebocoran lagu sebelum jadwal rilis resmi bisa merugikan musisi secara kreatif maupun finansial. Kasus BTS menjadi salah satu contoh bahwa pembocoran karya dapat berujung proses hukum.
Sejumlah musisi dunia lainnya juga memilih menggugat pelaku demi melindungi karya, privasi, dan hak cipta mereka. Siapa saja mereka? Berikut daftar artis yang mengambil langkah tegas terhadap pembocor lagu beserta alasan di baliknya.
Daftar Musisi yang Menempuh Jalur Hukum akibat Kebocoran Lagu
Kasus kebocoran lagu sudah lama menjadi tantangan besar bagi industri musik dunia. Dirangkum melalui Billboard, berikut deretan musisi yang memilih jalur hukum untuk melindungi karya dan hak cipta mereka.
1. Guns N' Roses
Pada Juni 2008 lalu, 9 lagu album Chinese Democracy dari Guns N’ Roses beredar sebelum jadwal peluncuran resminya. Kevin Cogill mengunggah lagu tersebut ke internet, lalu segera menerima somasi dari kuasa hukum.
Dua bulan kemudian, aparat Amerika Serikat menangkap Cogill berdasarkan undang-undang antipembajakan federal terbaru. Ia mengaku bersalah atas pelanggaran ringan setelah awalnya menghadapi dakwaan tindak pidana berat.
Pengadilan menjatuhkan hukuman kurungan rumah selama dua bulan serta masa percobaan satu tahun. Selain itu, Cogill juga diwajibkan membuat iklan layanan masyarakat mengenai bahaya pembajakan digital.
2. Madonna
Hal ini terjadi oleh penyanyi legenda yang sempat mengalami kebocoran lagu demo album Rebel Heart bocor beberapa bulan sebelum perilisan resmi. Madonna menyebut kebocoran tersebut sebagai pengalaman yang sangat menyakitkan bagi proses kreatifnya.
Setelah penyelidikan internasional, polisi Israel menangkap Adi Lederman pada Januari 2015 karena peretasan tersebut. Lederman diketahui mencuri sekaligus menyebarkan lagu-lagu Madonna tanpa izin kepada publik luas.
Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 14 bulan setelah Lederman mengaku bersalah atas tindakannya. Madonna juga mengapresiasi bantuan FBI, kepolisian Israel, dan penggemar yang mendukung proses penyelidikan.
3. Megan Thee Stallion
Megan Thee Stallion menuding album Traumazine sengaja bocor di tengah perselisihan kontrak. Kasus yang terjadi pada tahun 2022 itu muncul hanya beberapa hari setelah album dikirim kepada label rekamannya untuk diproses.