5 Aktivitas Sederhana ini Bisa Meningkatkan Kecerdasan Otak Anak

Mengajak anak bermain puzzle meningkatkan fokus dan kreativitas
Sumber :
  • Photo by www.kaboompics.com: https://www.pexels.com/photo/woman-and-a-girl-doing-a-puzzle-6275015/

Tren, VIVA Mindset –Bila anda merawat anak di rumah, dan memiliki banyak waktu luang, tentunya banyak yang bisa dilakukan Bersama si kecil. Di samping bermain dan melakukan aktivitas seperti biasa, anda bisa mencoba beberapa aktivitas yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak.

img_title The Icon Sessions, Momen Kejutan Taylor Swift di Grammy Museum Rayakan 20 Tahun Berkarya

Sebuah penelitian dari Harvard University menunjukkan fakta bahwa anak – anak yang terlibat dalam permainan interaktif dan aktivitas yang menstimulasi otak sejak dini cenderung emiliki kemampuan pemecahan masalah dan Bahasa lebih baik di kemudian hari.

Orang tua tentunya ingin anaknya tumbuh baik dan cerdas. Dilansir dari viva.co,id beberapa aktivitas di bawah ini dapat dilakukan dan dipraktikkan dengan anak anda saat mengasuhnya di rumah, agar anak lebih cerdas lagi:

img_title Kolaborasi Spektakuler Adidas dan Mercedes F1 Hadirkan BABYMONSTER di Orchard

1.       Membaca Bersama

Kegiatan membaca Bersama anak dapat meningkatkan kecerdasan anak. Membaca bukan sekadar mengenalkan huruf atau kata, tetapi juga merangsang imajinasi, kosakata, dan kemampuan konsentrasi anak. National Institute of Child Health and Human Dvelopment menyatakan bahwa membaca Bersama – sama dengan anak sejak usia dini meningkatkan perkembagan Bahasa dan kemampuan berpikir kritis pada anak. Selain itu, orangtua juga bisa membacakan cerita pada anak menggunakan nada dan intonasi menarik, agar lebih menyenangkan bagi anak.

img_title Bocah Baby Shark Kini Debut Jadi Penyanyi Lewat Single Wave Bareng Jooheon Monsta X

2.   Bermain Puzzle

Permainan seperti puzzle, teka – teki, atau blok konstruksi dapat membantu anak belajar memecahkan masalah, berpikir logis, dan meningkatkan koordinasi mata- tangan. Aktivitas ini melatih otak untuk fokus dan mencari solusi kreatif.

3.       Aktivitas Seni dan Kreatif

Menggambar, mewarnai, atau membuat kerajinan tangan dapat merangsang kemampuan motoric halus dan juga sekaligus menyalurkan imajinasi anak. Menurut Child Development Institue, aktivitas kreatif mendukung perkembangan kognitif dan emosional anak, dan juga meningkatkan kemmapuan berkonsentrasi.

4.       Musik dan Gerak

Melakukan kegiatan seperti bernyanyi, menari, atau bermain alat music sederhana dapat membantu anak belajar ritme, koordinasi dan kemampuan mendengarkan. Music & Memory Research menunjukkan bahwa paparan musik dapat meningkatkan kemampuan Bahasa dan memori pada anak.

5.       Interaksi dan Diskusi Sehari – hari

Mengajak anak berbincang – bincang tentang pengalaman sehari – hari, menanyakan pendapatnya, atau berdiskusi ringan dapat melatih kemampuan komunikasi anak dan pemikiran kritisnya. American Psychological Association menekankan bahwa interaksi positif dengan orangtua merupakan factor penting dalam perkembangan sosial dan kognitif anak.

Halaman Selanjutnya
img_title