Kenapa Anak Lebih Nurut kepada Guru daripada Orang Tua? Ini Penjelasannya
- https://www.pexels.com/photo/kids-playing-with-teacher-in-the-classroom-8363102/
Gaya Hidup, VIVA Mindset –Banyak orang tua pernah mengalami situasi ketika anak sulit diminta merapikan mainan, menghabiskan makanan, atau tidur tepat waktu di rumah. Namun, saat berada di sekolah, anak justru dikenal sebagai sosok yang patuh dan disiplin mengikuti arahan guru. Kondisi ini sering membuat orang tua bertanya-tanya, mengapa anak tampak lebih nurut kepada guru daripada kepada orang tuanya sendiri?
Faktanya, kondisi tersebut merupakan hal yang cukup umum terjadi dan bukan berarti anak lebih menyayangi atau lebih menghormati guru dibandingkan orang tua. Dilansir dari healthychildren.org, perilaku anak dapat berubah sesuai dengan lingkungan, aturan, dan hubungan yang dimilikinya dengan orang-orang di sekitarnya.
Anak Memahami Perbedaan Lingkungan
Rumah dan sekolah merupakan dua lingkungan yang memiliki aturan berbeda. Di sekolah, anak terbiasa mengikuti jadwal, tata tertib, dan instruksi yang berlaku sama untuk seluruh siswa.
Menurut healthychildren.org, anak mampu menyesuaikan perilakunya dengan lingkungan tempat ia berada. Mereka memahami bahwa sekolah memiliki aturan yang harus dipatuhi, sementara di rumah mereka merasa lebih bebas untuk mengekspresikan diri. Hal inilah yang membuat anak sering terlihat lebih disiplin ketika berada di kelas.
Anak Merasa Paling Aman di Rumah
Meski terdengar mengejutkan, anak yang lebih sering membantah orang tua justru bisa menjadi tanda bahwa ia merasa aman di rumah.
Dilansir dari zerotothree.org, anak cenderung menunjukkan seluruh emosinya kepada orang yang paling dipercaya. Mereka merasa tidak perlu menyembunyikan rasa lelah, kecewa, atau kesal ketika bersama orang tua karena yakin tetap akan diterima dan disayangi. Sementara itu, di sekolah anak lebih berusaha mengendalikan perilakunya karena berada dalam lingkungan sosial yang berbeda.
Guru Memiliki Aturan yang Konsisten
Salah satu alasan anak lebih mudah mengikuti arahan guru adalah karena aturan di sekolah biasanya diterapkan secara konsisten.
Menurut raisingchildren.net.au, anak lebih mudah memahami batasan ketika aturan disampaikan dengan jelas dan diterapkan secara konsisten. Guru juga terbiasa memberikan instruksi yang singkat, sederhana, dan mudah dipahami sesuai usia anak. Konsistensi ini membantu anak mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.