3 Alasan Ajak Anak Anda ke Museum
- https://blog.teacollection.com/2011/02/09/visiting-museums-with-kids/
Parenting, VIVA Mindset –Museum tidak hanya bangunan bersejarah dengan properti tua atau artefak. Tetapi, museum adalah tempat pendidikan yang kaya akan budaya, cerita, kehidupan-kehidupan menarik yang bahkan bisa jadi tak akan terjadi lagi di kehidupan selanjutnya. Indonesia dengan kekayaan budaya dan tradisinya memiliki banyak museum, baik museum seni, budaya, bangunan, atau bahkan industri
Mengajak anak atau keluarga berlibur ke museum seringkali menjadi opsi terakhir dari rencana liburan. Karena dirasa membosankan dan tidak menghibur. Nyatanya, pikiran dan imaginasi anak tidaklah serumit pikiran orang tua sebagai orang dewasa. Pikiran dan imajinasi anak masih sangat terbuka untuk banyak hal baru yang akan mereka temui di museum.
Jika anda masih meragukan alasan mengajak anak anda ke museum. Berikut 3 alasan utama anda harus mengajak anak atau keluarga anda berlibur mengunjungi museum:
1. Manfaat edukatif & kognitif
Anak-anak adalah wujud manusia penuh rasa penasaran yang tak terbendung, lain dengan orang dewasa yang sudah mampu menahan rasa ingin tahu dan penasaran. Imajinasi dan pikiran anak sedang dalam fase pertumbuhan, tidak mengherankan jika anak-anak sangat ingin mengetahui banyak hal dan bertanya-tanya banyak hal yang dirasa di luar akal orang dewasa.
Dengan pertanyaan dan imajinasi tersebut, anak anda akan terdorong untuk berpikir kritis. Pertanyaan akan memancing anak anda berpikir kritis, kreatif, belajar mengamati dan menganalisis hingga kemudian membuat pendapat dan kesimpulan mandiri. Proses ini tentu bertahap, sel-sel sensorik dan motorik dalam otak anak sedang berkembang.
2. Manfaat sosial & emosional
Perjalanan adalah momen penting untuk menumbuhkan kualitas hubungan dan komunikasi, termasuk ikatan keluarga. Anak akan merasakan kedekatan emosional ketika melakukan perjalanan. Karena karakter orang tua akan terlihat jelas ketika melakukan perjalanan. Kepeduliaan, kasih sayang, hingga peringatan-peringatan kewaspadaan orang tua tampak dalam perjalanan
Selain itu, daya peka anak terhadap sosial lingkungan akan tumbuh. Anak anda akan menyadari fenomena-fenomena sosial di sekelilingnya. Meski tidak secara instan, tapi, anak tidak hanya belajar teori dalam kelas atau didalam buku. Anak anda akan melihat peninggalan penting pasca terjadinya suatu hal