Usia yang Tepat Mengajari Anak Berenang
- https://www.swimming-kids.com/benefits-of-baby-swimming-6752a.html
Parenting, VIVA Mindset –Beragam manfaat didapat dari belajar berenang. Baik untuk orang tua, ataupun untuk anak sendiri. Untuk kesehatan dan kekuatan fisik, berenang mendukung pertumbuhan otot, sendi, tulang dan perkembangan motoriknya. Selain itu, berenang juga meningkatkan komunikasi dan kedekatan antara anak dan orang tua.
Berenang bisa dikenalkan pada anak semenjak bayi. Karena, meskipun si kecil belum bisa merangkak atau berjalan. Selama di kandungan, si kecil sudah mengapung di dalam cairan ketuban. Fase alamiah ini menjadikannya tidak asing dengan lingkungan air. Menjadi jawaban pula kenapa anak kecil senang bermain dengan air
Tapi, meski aktifitas berenang tergolong aktifitas menyenangkan. Orang tua harus tetap memperhatikan si kecil ketika bermain dalam air. Terutama jika masih dalam usia bayi. Karena otot dan daya tahan tubuhnya masih belum sempurna. Karena itu, perlu adanya pengawalan dari orang tua dalam mengajarkan pelajaran berenang.
Terdapat perbedaan pendapat dalam menentukan usia tepat mengajarkan anak berenang. Ada yang mengatakan usia 4-5 tahun, ada pula yang mengatakan sejak usia bayi, meski dengan persyaratan pendukung tertentu. Berikut fase-fase usia yang tepat untuk mengajarkan anak berlatih berenang:
1. Bayi usia 6-18 bulan
Pada usia ini, beberapa bayi melakukan perubahan-perubahan yang menarik dan membahagiakan. Pada usia ini, si kecil sudah mulai bisa beradaptasi dengan air. Contoh kecilnya adalah ketika bayi mulai tampak senang dengari air. Perlahan, si kecil akan melakukan banyak getaran dan pegangan, atau bahkan menendang dan menarik kaki sebagai gerakan dasar.
Learning while doing. Belajarlah sambil bermain. Ciptakan eufora permainan dalam pelajaran berenang. Baik belasan gaya renang, teknik meluncur dan mengapung bisa diajarkan di usia ini. Tentu dengan pengawalan orang tua.
2. Bayi usia 18 bulan – 3 tahun
Menuju usia si kecil. Usia tiga tahun adalah usia dimana si anak sudah lebih mampu ketahanan fisik dan emosionalnya. Di usia ini pula, bayi sudah mulai bisa bergerak menendang atau mengayuhkan kedua lengannya. Pada tahap ini pula, si kecil bisa dilatih metode menyelam. Mintalah kepada si kecil untuk mengambil suatu hal dasar di pangkal kolam.