Anak Anda Sulit Minum Obat? Berikut 4 Cara yang Bisa Anda Lakukan!
- https://www.istockphoto.com/id/foto-foto/child-taking-medicine
Parenting, VIVA Mindset –Anak sulit bahkan menolak minum obat adalah tantangan tersendiri bagi seluruh orang tua di dunia. Membujuk anak meminum obat, terutama jika si anak memiliki penyakit kronis adalah perjuangan luar biasa bagi anak. Seperti menjadi masalah internasional, ketidaksukaan anak pada obat adalah rahasia umum. Tekstur dan rasa obat yang cukup pahit tentu kurang diminati anak. Tapi, bukan suatu kesalahan obat berasa pahit. Karena rasa pahit itulah yang menjadi obat untuk penyakit yang dialami tubuh si kecil
Sebagai orang tua, anda harus mampu menghadirkan segala cara agar anak mau minum obat. Baik cara yang dianjurkan dokter, atau cara-cara kreatif yang diciptakan kerjasama ayah dan ibu. Berikut 4 tips singkat yang bisa dilakukan orang tua untuk memaksa anak mau meminum obatnya:
1. Gunakan alat tetes obat
Alat tetes obat atau pipet menjadi alat pendukung agar si kecil mau minum obat. Alat yang kini mudah ditemukan di apotek atau bahkan biasanya sudah satu paket dengan obat si kecil (biasanya untuk bayi). Alat ini sudah memiliki variatif warna dan bentuk. Variasi ini dibuat untuk menarik hati si kecil, selain bentuknya seperti mainan, alat ini mudah dibawa dan disimpan
Alat ini tentu dapat membantu anda untuk memberikan dosis yang tepat. Alat yang digunakan untuk meneteskan larutan dengan dosis tertentu ini tidak digunakan untuk obat yang berbentuk tablet atau kapsul. Alat ini biasanya digunakan untuk obat cair oral seperti sirup bayi dengan dosis tetes, obat tetes mata/ telinga atau hidung, dan juga untuk vitamin cair.
Adapun untuk obat berbentuk tablet, kapsul atau serbuk biasanya menggunakan alat konsumsi lain.
2. Minumkan anak obat saat konsentrasinya terpecah
Tips ini tergantung kepada kreativitas ayah dan ibu. Minumkan anak obat ketika kondisi anak sedang tenang dengan barang di sekelilingnya, ketika sedang bermain, atau sedang menonton dan memperhatikan siaran kartun favoritnya. Tips ini dilakukan dengan kerjasama, baik antar orang tua, atau orang tua dengan benda-benda sekitar.