TNI Gelar Latgabma Super Garuda Shield 2026 Libatkan 21 Negara Mitra

Pembukaan Agenda Super Garuda Shield 2026 di Indonesia
Sumber :
  • https://i3.createsend1.com/ei/i/BA/F33/99F/181825/csfinal/074733ad-21e3-4066-b0d4-aa25b9ad8f93-6b4450b2f30c37a1.jpeg

Militer, VIVA Mindset – Super Garuda Shield 2026 resmi dibuka di Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Bandung, Jawa Barat yang menjadi agenda Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) TNI dengan peserta dari 21 negara.

img_title KSAD Jenderal Maruli Ungkap Warga Suku Dayak Diizinkan Mendaftar TNI

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut Latgabma ini menjadi agenda tahunan yang akan digelar di sejumlah wilayah Indonesia, yakni Bandung, Baturaja, Lampung, dan Kalimantan Utara.

Selain itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto turut menuturkan bahwa Super Garuda Shield 2026 akan diikuti oleh 4.743 orang dari 21 negara yang terlibat dan akan berlangsung dari 31 Agustus – 11 September 2026.

img_title KRI Gajah Mada Siap Debut sebagai Kapal VVIP dalam HUT ke-81 TNI

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” jelas Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam keteranganya di Bandung pada Senin, 31 Agustus 2026 mengutip antaranews.com.

Lebih lanjut, Super Garuda Shield 2026 akan melatih para personel dengan memiliki dua fokus utama, yakni sebagai diplomasi militer dan pertukaran kemampuan antar personel dalam Latgabma 2026.

img_title TNI Siap Dilibatkan dalam Aksi Demonstrasi Atas Permintaan Polri

Super Garuda Shield 2026 pun turut menjadi agenda Latgabma guna melatih operasi lintas udara, latihan perang hutan, serta latihan amfibi.

Materi terbaru dan fokus utama dalam Latgabma 2026 ini, yakni dikembangkannya kemampuan siber bersama negara mitra dan materi humanitarian assistance and disaster relief (HADR) atau misi bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana/

Terkait dengan HADR dalam latihannya akan fokus di wilayah Kalimantan Utara guna praktik langsung dengan menguji kesiapan personel, bantuan, evakuasi medis, hingga penanggulangan dampak yang terjadi di lapangan.

“Jadi, ada materi HADR, yaitu tentang bencana alam. Tahun ini kita tambahkan materi bencana alam di Kalimantan Utara untuk dilaksanakan,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam antaranews.com.

Sebagai informasi, Super Garuda Shield 2026 berawal dari agenda pelatihan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia dimulai pada 2006. Kemudian, latihan ini diperluas pada 2022 dengan melibatkan negara mitra lain guna kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.

“Latihan ini menegaskan upaya bersama kami untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” jelas Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes AS, Joy Sakurai dalam id.usembassy.gov pada Senin, 31 Agustus 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title