TNI AU Siagakan 6 Pesawat Tanggap Darurat Bencana NTT
- https://www.tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/08/WhatsApp%20Image%202026-08-18%20at%2013.23.31%20(2)-1128604-1080.webp
Jakarta, VIVA Mindset – Sebagai upaya percepatan distribusi bantuan ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI AU siagakan 6 pesawat angkut militer dari Posko Bencana Alam Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta yang mulai beroperasi dari Senin, 17 Agustus 2026.
Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana menyebut adanya pengerahan 6 pesawat angkut militer ini menjadi bagian dari dukungan TNI AU guna memastikan seluruh bantuan kemanusiaan tiba dengan cepat, aman, dan tepat sasaran di NTT.
“Pengerahan pesawat TNI AU ini merupakan bentuk dukungan untuk mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana,” jelas Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana dalam laman tni-au.mil.id pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Bantuan kemanusiaan yang dikirim melalui jalur udara tersebut berupa kebutuhan pokok, perlengkapan medis, hingga sarana darurat di titik-titik krisis.
Total bantuan logistik dan kemanusiaan yang diangkut oleh 6 armada pesawat angkut militer tersebut mencapai 81.346 kilogram atau sekitar 81,3 ton.
Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana menuturkan total 6 armada pesawat angkut militer yang digunakan dikerahkan menuju Labuan Bajo dan Maumere.
“Kekuatan pesawat terdiri atas dua C-130J Super Hercules, satu C-130 Hercules, satu Airbus A400M, dan dua Boeing 737,” terang Kadispenau dalam antaranews.com di Jakarta pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Dalam distribusinya, satu pesawat C-130J Super Hercules dikerahkan menuju Labuan Bajo dengan membawa bantuan seberat 13.500 kilogram serta satu pesawat lain berjenis sama (C-130J Super Hercules) menuju Maumere dengan membawa bantuan seberat 13.563 kilogram.
Untuk pesawat jenis C-130 Hercules, rute penerbangan menuju Labuan Bajo dengan mengangkut bantuan kemanusiaan seberat 13.504 kilogram.
Lebih lanjut, untuk pesawat Airbus A400M menerbangkan muatan terbesar dalam satu penerbangan seberat 20.779 kilogram bantuan logistik ke Labuan Bajo.
Dua pesawat Boeing 737 turut diterbangkan dengan mengerahkan bantuan masing-masing seberat 10.00 kilogram menuju Maumere.
Kadispenau Marsma TNI, I Nyoman Suadnyana menambahkan adanya pengiriman logitik dan kemanusiaan tersebut terus disiagakan melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Dalam distribusinya, para pengungsi dan tim yang ada di lapangan mengharapkan setiap bantuan kemanusiaaan tiba tepat waktu sehingga dengan cepat dapat dimanfaatkan bersama untuk memenuhi kebutuhan di wilayah terdampak.