TNI AU Gelar Pelatihan Intelijen Guna Pertajam Kemampuan dan Profesionalisme Personel
- https://tni-au.mil.id/images/sw/lg/2026/08/Adm%20Intel%207-1128388-1080.webp
Militer, VIVA Mindset – Sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam bidang intelijen, TNI AU menggelar Pelatihan Administrasi Intelijen dan Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan Ke-5 di Markas Besar TNI AU Gedung IMC Dispamsanau, Cilangkap, Jakarta Timur.
Untuk Pelatihan Administrasi Intelijen TNI AU, agenda tersebut digelar selama empat hari pada 27-30 Juli 2026 yang diikuti oleh 15 personel dari jajaran intelijen TNI AU.
Selama akhir Juli 2026 tersebut, personel dilatih dengan fokus pada peningkatan kualitas administrasi dan penyusunan produk intelijen dari setiap dokumen yang disusun secara lengkap, aktual, dan kredibel.
Selain itu, para personel pun turut dilatih dalam mekanisme pelaporan dengan sesuai kaidah tata tulis guna mendukung pengambilan keputusan dalam pelaksanaan tugas operasional.
“Kualitas produk intelijen sangat ditentukan oleh kemampuan personel dalam menyusun administrasi yang tertib, sistematis, dan sesuai dengan standar yang berlaku sehingga menghasilkan informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Asintel Kasau Marsda TNI, Jatmiko Adhi dalam keteranganya, Kamis, 30 Juli 2026, mengutip tni-au.mil.id.
Dalam pembekalan, 15 personel dari jajaran intelijen TNI AU menerima berbagai materi dari sejumlah narasumber ahli mencakup administrasi dan analisa intelijen, administrasi umum TNI AU, pelaporan dan pengamanan, cyber security, organisasi dan tugas, serta pembinaan profesi personel intelijen.
Melalui materi tersebut, diharapkan TNI AU mampu menciptakan SDM intelijen yang berintegritas tinggi dan adaptif dalam dinamika lingkungan yang tidak hanya sebagai kompetensi teknis saja.
“Melalui pelatihan ini, diharapkan setiap personel mampu menghasilkan produk intelijen yang berkualitas, memiliki nilai analitis, serta mampu memberikan dukungan optimal bagi proses perencanaan, pelaksanaan tugas, dan pengambilan keputusan di lingkungan TNI AU,” tambahnya.
Setelah 15 personel dari jajaran intelijen TNI AU selesai, TNI AU turut melanjutkan pelatihan dalam penguatan kemampuan dan profesionalisme personel intelijen melalui Pelatihan Kepala Satuan Intelijen Angkatan Ke-5 yang berlangsung pada 3-6 Agustus 2026.
Kadispenau Marsekal Pertama TNI, I Nyoman Suadnyana menyebut pelatihan tersebut diikuti oleh 20 perwira intelijen TNI AU dengan materi fokus pada aspek operasional dan penerapan hukum yang berkaitan dengan aktivitas di udara.