Ibu Muda Asal Galekan Alami Trauma Usai Nyaris Jadi Sasaran Begal
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Banyuwangi, VIVA Mindset –Sebuah peristiwa tragis nyaris dialami seorang ibu muda bersama anaknya yang masih balita setelah berhasil lolos dari aksi pembegalan. Korban selamat setelah berhasil melajukan motornya saat akan dipukul oleh pelaku.
Dengan masih dalam kondisi ketakutan, Tri Kartika Sari mendatangi Polsek Wongsorejo untuk melaporkan peristiwa yang baru saja dialaminya sekira pukul 18:30 Wib. Minggu, 30 Agustus 2026.
Warga Dusun Galekan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini baru saja lolos dari aksi pembegalan.
Korban yang sedang melajukan motornya bersama putrinya yang belum genap berusia 5 tahun tersebut nyaris menjadi korban pembegalan di Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
“Saya baru saja jemput anak saya pulang ngaji, pokoknya setelah magrib. Saat melintasi jembatan Kramasan, saya menyalip sepeda motor supra tanpa nopol yang dikendarai seorang pria mengenakan jaket,” ujar korban, Tri Kartika Sari.
Sekira 100 meter ke arah utara, korban tiba – tiba didekati beberapa kali oleh pelaku namun korban tetap mempertahankan kecepatannya karena masih belum tahu niat pelaku yang sebenarnya.
“Di depan rumah makan valentine, motor saya dipepet. Karena kawatir tas saya ditarik dan akhirnya saya jatuh dengan anak saya, akhinya saya berhenti sejenak di depan lapak penjual durian,” tutur warga Dusun Galekan ini.
Setelah melihat korbannya berhenti, pelaku ikut berhenti dan mendatangi korban yang tengah membenahi posisi tasnya.
“Orangnya tolah – tolah ke kanan kiri, setelah lihat tidak ada kendaraan yang melintas langsung mendatangi saya. Saat sudah dekat, tiba – tiba orang itu mau pukul saya. Refleks saja motor langsung saya gas pol,” kata Tri Kartika Sari pada VIVA News.
Ibu muda yang masih dalam kondisi ketakutan tersebut kemudian berhenti di areal parkir Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Alasrejo yang berjarak sekitar 200 meter kearah utara dari lokasi sebelumnya.
“Saya takut banget akhirnya minta tolong sama pedagang yang di ada di SPBU. Untungnya pelaku tidak berhenti dan terus melintas. Sama orang – orang di SPBU langsung diteriakin saat orang itu melintas,” cerita Ibu Muda yang satu ini.