Drama The Long Shot Trial Jadi Sorotan Karena Pernyataan Hayoung
- https://x.com/doramabra/status/2087477615959384187?s=20
Drakor, VIVA Mindset –Drama SBS The Long Shot Trial yang dibintangi Lee Je Hoon dan Hayoung tengah menjadi sorotan usai aktrisnya diterpa kontroversi besar terkait riwayat keluarganya. Dikutip dari laman soompi.com, pihak SBS akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi pada 11 Agustus 2026, menyebut proses syuting drama ini telah rampung dalam porsi besar, sembari menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan kontroversi yang menimpa Hayoung.
Bermula dari Pamer Kekayaan Keluarga
Berdasarkan laman soompi.com, kontroversi ini bermula ketika Hayoung tampil di acara varietas KBS2, Problem Child in House, pada 7 Agustus 2026, dan menyebut keluarganya telah empat generasi berprofesi sebagai dokter, mulai dari buyutnya, kakeknya, ayahnya, hingga kakak perempuannya.
Ia turut menceritakan bahwa buyutnya belajar ilmu kedokteran Barat di Jepang, sebelum membuka klinik bergaya Barat pertama di Hanyang atau Seoul, bahkan disebut pernah mengobati Kaisar Gojong.
Dikutip dari laman mt.co.kr, pernyataan ini kembali memicu sorotan warganet terhadap tayangan lama Hayoung di acara KBS2 Sinsang Chulsi Pyeonstaurant pada Mei 2025, ketika ia memamerkan lima unit lemari es di rumah orang tuanya, masing-masing dengan fungsi berbeda mulai dari penyimpanan daging dan hasil laut, produk susu dan saus, pasta fermentasi dan sirup buatan sendiri, hingga lemari es khusus kimchi.
Dalam tayangan tersebut, Hayoung mengaku kerap mengambil bahan makanan dari rumah orang tuanya tanpa sepengetahuan siapa pun, sembari menyebut makanan tersebut kerap membusuk begitu saja karena tidak habis dimakan.
Terungkapnya Riwayat Buyut sebagai Kolaborator Jepang
Menurut laman tribune.com.pk, warganet yang penasaran dengan sosok buyut Hayoung kemudian menelusuri identitasnya, hingga akhirnya teridentifikasi sebagai dr. Ahn Sang Ho.
Catatan sejarah yang dikutip dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa Ahn Sang Ho tercatat sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916, sebuah organisasi yang dibentuk untuk mendorong asimilasi antara Jepang dan Korea pada masa penjajahan Jepang di Semenanjung Korea.
Berdasarkan laman news.nate.com, catatan sejarah lain turut mengungkap bahwa Ahn Sang Ho merupakan salah satu dokter yang menangani Lee Wan Yong, tokoh yang dikenal luas dalam sejarah Korea sebagai simbol pengkhianat bangsa karena memimpin penandatanganan Traktat Aneksasi Jepang-Korea pada Agustus 1910.