Misteri dalam Planet of the Apes 2001, Bagaimana Leo Bisa Terlempar ke Planet Lain?
- https://www.space.com/entertainment/space-movies-shows/25-years-on-2001s-planet-of-the-apes-has-become-a-bit-of-a-guilty-pleasure
Film, VIVA Mindset –Film Planet of the Apes versi 2001 meninggalkan satu misteri yang sampai sekarang masih membuat penonton bertanya tanya. Leo Davidson yang diperankan Mark Wahlberg awalnya merupakan astronot yang bertugas di stasiun luar angkasa Oberon pada 2029. Namun setelah mengejar seekor simpanse bernama Pericles ke dalam badai elektromagnetik, Leo justru terlempar jauh ke masa depan dan terbangun di sebuah planet bernama Ashlar.
Yang membuat ceritanya semakin membingungkan adalah Leo tidak sekadar berpindah tempat, tapi ia juga berpindah waktu. Saat meninggalkan Bumi pada 2029, ia kemudian tiba di Ashlar pada 5021. Pertanyaannya adalah bagaimana badai elektromagnetik tersebut bisa membuat Leo mengalami perjalanan hampir 3000 tahun dalam waktu yang sangat singkat?
Dilansir dari imdb.com, badai elektromagnetik dalam film memang menjadi penyebab Leo berpindah dari 2029 menuju 5021. Namun efek badai tersebut tidak dialami semua objek dengan cara yang sama. Hal inilah yang kemudian menjadi kunci untuk memahami kejadian di Planet of the Apes.
Mengapa Leo Bisa Sampai ke Tahun 5021?
Awalnya Pericles dikirim menggunakan sebuah pesawat kecil untuk menyelidiki badai elektromagnetik yang muncul di sekitar Oberon. Ketika Pericles menghilang setelah memasuki badai, Leo memutuskan mengejarnya menggunakan pesawat lain.
Keputusan Leo tersebut ternyata membuat dirinya masuk ke dalam fenomena yang tidak dipahami manusia dalam film. Setelah kehilangan kontak dengan Oberon, Leo kemudian keluar dari badai dan menemukan dirinya berada di Ashlar pada tahun 5021.
Dilansir dari imdb.com, Leo mengalami perpindahan waktu hampir 3000 tahun ketika melewati badai tersebut. Sementara itu, Oberon yang kemudian menyusul Leo justru tidak mengalami perpindahan waktu dengan cara yang sama.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu petunjuk terpenting dalam cerita. Badai elektromagnetik bukan sekadar portal yang memindahkan seseorang dari satu lokasi ke lokasi lain. Dalam aturan fiksi ilmiah yang digunakan film, badai tersebut juga berkaitan dengan perjalanan waktu.
Kenapa Oberon Bisa Sampai Ribuan Tahun Lebih Dulu?
Bagian ini menjadi salah satu misteri terbesar dalam film. Setelah Leo menghilang, kru Oberon memutuskan mengejarnya. Stasiun luar angkasa tersebut kemudian ikut masuk ke dalam badai. Leo akhirnya tiba di Ashlar pada 5021, tetapi ketika menemukan reruntuhan Oberon, ia menyadari bahwa kapal tersebut sudah berada di planet itu selama ribuan tahun.