Jangan Langsung Panik! ini Cara Merawat Bayi Kena Flu di Rumah Agar Si Kecil Tetap Nyaman

Seorang bayi terbaring di samping obat dan sebuah termometer
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/obat-bayi-dalam-ruangan-termometer-3873213/

Parenting, VIVA MindsetTerserang flu, batuk, dan pilek tentu membuat bayi serta balita menjadi rewel, sulit tidur, hingga enggan menyusu atau makan. Saluran pernapasan si kecil yang masih sangat kecil dan sensitif membuat tumpukan lendir atau dahak menyumbat hidung dengan cepat. Kondisi ini sering kali memicu kepanikan pada orang tua, terutama ketika si kecil belum bisa mengeluarkan ingusnya sendiri.

img_title Menjaga Mental Parents: Panduan Atasi Burnout Pengasuhan Anak

​Sebagai langkah awal sebelum memberikan obat-obatan medis, ada berbagai perawatan sederhana namun efektif yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk meredakan gejala flu pada si kecil secara aman.

Membersihkan Lendir dan Melonggarkan Saluran Pernapasan

img_title Screentime Sehat: Trik Bijak Mengatur Penggunaan Gadget Anak

​Lendir yang menyumbat hidung adalah penyebab utama si kecil rewel dan sesak saat bernapas maupun menyusu. Melansir dari edukasi kesehatan di keslan.kemkes.go.id, orang tua dapat membantu melonggarkan saluran pernapasan anak dengan memanfaatkan uap air hangat. Anda bisa mengajak si kecil duduk di kamar mandi yang sudah diisi uap air hangat selama 10 hingga 15 menit agar lendir di dalam hidungnya mengencer.

​Selain itu, menurut panduan di halodoc.com dan alodokter.com, orang tua juga bisa menggunakan cairan semprot hidung berbahan saline (larutan garam steril) serta alat penyedot lendir khusus bayi (nasal aspirator). Penggunaan cairan saline sangat efektif untuk melembapkan saluran hidung yang kering sekaligus melunakkan ingus yang mengeras.

img_title Kenalan Yuk Apa Itu Breadcrumbing serta Ciri-Ciri dan Dampaknya

Menjaga Asupan Cairan dan Nutrisi Tubuh

​Saat mengalami flu dan demam, risiko dehidrasi pada bayi dan balita akan meningkat. Berdasarkan ulasan di nutriclub.co.id, menjaga kecukupan asupan cairan tubuh adalah kunci utama untuk menjaga daya tahan tubuh si kecil sekaligus membantu mengencerkan dahak dari dalam.

​Bagi bayi di bawah usia 6 bulan, berikan ASI atau formula lebih sering dari biasanya. Sementara untuk bayi di atas 6 bulan atau balita, melansir dari alodokter.com dan keslan.kemkes.go.id, orang tua bisa memberikan tambahan air putih hangat, kuah sup ayam hangat, atau kaldu gurih. Cairan hangat tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga memberikan efek nyaman dan menenangkan pada tenggorokan yang gatal atau radang.

Halaman Selanjutnya
img_title