Ciri-Ciri Anak Kena Flu Singapura dan Bedanya dengan Cacar Air, Orang Tua Wajib Tahu!

Seorang dokter sedang memeriksa mulut anak yang didampingi ibunya
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/gadis-perempuan-cewek-putri-8460047/

Parenting, VIVA MindsetMemasuki musim pancaroba atau saat penularan penyakit di sekolah dan tempat bermain sedang meningkat, munculnya bintik-bintik merah pada kulit anak sering kali membuat orang tua panik. Dua penyakit infeksi virus yang paling sering menimpa anak-anak dan memiliki gejala bintik merah adalah Flu Singapura atau Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) serta Cacar Air (Varicella).

img_title Menjaga Mental Parents: Panduan Atasi Burnout Pengasuhan Anak

​Meskipun sama-sama disebabkan oleh infeksi virus dan memicu ruam atau bintik kemerahan pada kulit, kedua penyakit ini memiliki karakteristik, lokasi ruam, serta cara penanganan yang berbeda. Mengidentifikasi perbedaan gejala sejak dini sangat penting agar orang tua dapat memberikan perawatan yang tepat dan mencegah penularan yang lebih luas.

Apa Itu Flu Singapura (HFMD)?

img_title Screentime Sehat: Trik Bijak Mengatur Penggunaan Gadget Anak

​Merujuk pada ulasan medis dalam situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia di idai.or.id, Flu Singapura atau HFMD adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus dari kelompok Enterovirus, paling sering adalah Coxsackievirus A16. Berdasarkan edukasi dari primayahospital.com, penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak maupun balita di bawah usia 5 hingga 10 tahun karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sekuat orang dewasa.

​Sesuai dengan penjelasan di idai.or.id dan primayahospital.com, penyakit ini ditandai dengan munculnya demam selama 1 hingga 3 hari, dilanjutkan dengan ruam, bintik merah, hingga luka seperti sariawan di area tangan, kaki, dan dalam mulut. Penularannya terjadi secara cepat melalui kontak langsung dengan cairan hidung, air liur, usapan tenggorokan, tinja, atau cairan dari lepuhan kulit penderita.

img_title Kenalan Yuk Apa Itu Breadcrumbing serta Ciri-Ciri dan Dampaknya

Perbedaan Ciri dan Gejala: Flu Singapura vs Cacar Air

​Agar orang tua tidak keliru dalam mengenali kondisi si kecil, berikut adalah beberapa perbedaan utama antara Flu Singapura dan Cacar Air berdasarkan edukasi kesehatan dari idai.or.id dan alodokter.com:

  • Penyebab Virus: Berdasarkan informasi di idai.or.id, Flu Singapura disebabkan oleh Enterovirus (seperti Coxsackievirus A16). Sementara itu, menurut ulasan medis di alodokter.com, Cacar Air disebabkan oleh infeksi Varicella-Zoster Virus (VZV).
  • Lokasi Penyebaran Bintik dan Ruam: Melansir dari idai.or.id dan alodokter.com, pada Flu Singapura, bintik merah atau lepuhan bernanah halus umumnya hanya muncul di area spesifik, yaitu telapak tangan, telapak kaki, sekitar mulut, serta sariawan di dalam rongga mulut. Kadang ruam juga dapat ditemukan di area bokong. Sebaliknya, menurut penjelasan di alodokter.com, pada Cacar Air, bintik merah dan lepuhan berisi cairan akan menyebar ke seluruh tubuh, mulai dari dada, perut, punggung, wajah, hingga kulit kepala.
  • Bentuk Ruam dan Rasa Gatal: Sebagaimana dijelaskan di alodokter.com, bintik pada Cacar Air terasa sangat gatal, menggelembung berisi cairan jernih, mudah pecah, dan berubah menjadi kerak kering. Sementara pada kasus Flu Singapura, sariawan di dalam mulut terasa sangat nyeri sehingga membuat anak rewel dan menolak makan atau minum.
  • Gejala Awal dan Demam: Berdasarkan edukasi medis di alodokter.com, kedua penyakit ini sama-sama diawali dengan demam. Namun pada Cacar Air, demam sering kali disertai rasa lemas hebat, sakit kepala, dan nyeri otot, sebelum bintik merah menyebar ke seluruh tubuh.
Halaman Selanjutnya
img_title