Kapan Bayi Mulai Merayap? Simak Tahap Perkembangan yang Wajar

Sebagian besar bayi mulai merayap antara 7 sampai 10 bulan
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/baby-is-lying-face-down-bed_10039009.htm

Parenting, VIVA Mindset – Setiap orang tua pasti penasaran, kapan si kecil akan mulai belajar merayap? Ternyata, tahapan ini adalah bagian penting dari proses perkembangan motorik bayi yang menandai kesiapan mereka untuk menjelajah dunia.

img_title Screentime Sehat: Trik Bijak Mengatur Penggunaan Gadget Anak

Dilansir dari laman Family Education, sebagian besar bayi mulai merayap antara usia 7 hingga 10 bulan. Namun, ada pula yang mulai lebih awal, sekitar 6 bulan, atau bahkan sedikit lebih lambat, di usia 11 atau 12 bulan. Tidak ada patokan pasti karena setiap bayi berkembang secara unik.

img_title Kenalan Yuk Apa Itu Breadcrumbing serta Ciri-Ciri dan Dampaknya

Momen bayi mulai merayap biasanya diawali dengan kemampuan untuk menapak dan mengangkat kepala lebih stabil terlebih dahulu. Mereka mulai mencoba menggerakkan badan secara aktif, menggeser-geser tubuh, dan akhirnya menemukan teknik merayap yang nyaman baginya. Aktivitas ini membantu kekuatan otot serta koordinasi motorik halus dan kasar.

Orangtua tidak perlu khawatir jika bayi terlambat mulai merayap selama dia tetap aktif dan menunjukkan perkembangan motorik lain sesuai jadwal. Beberapa bayi langsung melompat ke tahap berjalan tanpa melalui fase merayap, yang juga tetap normal.

img_title Rahasia Mengasah Critical Thinking Anak: Cara Efektif Melatih Kemampuan Problem Solving Sejak Usia Dini

Selain itu, ada berbagai tipe merayap yang diamati, seperti menggeser duduk, meluncur dengan perut, atau menyeret badan. Variasi ini merupakan bagian dari proses belajar bayi menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Tips pentingnya adalah memberikan ruang aman dan stimulasi yang cukup, seperti mainan yang menarik dan waktu bermain di lantai yang bersih. Hal ini akan mendorong bayi untuk berinisiatif bergerak dan belajar merayap.

Ingat, setiap bayi punya timing masing-masing. Sebagai orang tua, perlu bersabar, mendukung, dan selalu memberi stimulasi positif agar mereka tumbuh percaya diri dan mandiri dari dini.