4 Manfaat dan Cara Memilih Teether yang Tepat untuk Bayi

Bayi menggunakan teether
Sumber :
  • https://unsplash.com/photos/a-baby-with-a-pacifier-in-its-mouth-5ghYL4iOgLk

Parenting, VIVA Mindset – Masa tumbuh gigi adalah fase penting dalam pertumbuhan anak. Namun, fase ini sering membuat bayi merasa tidak nyaman. Gusi yang bengkak, gatal, atau nyeri bisa membuat si Kecil rewel.

img_title Vitalnya Nutrisi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Fondasi Emas Pencegah Stunting

Untuk membantu meredakan rasa tersebut, banyak orang tua memilih untuk menggunakan teether bayi sebagai salah satu solusi. Selain aman, teether untuk bayi juga membawa berbagai manfaat bagi tumbuh kembang mereka.

4 Manfaat Bayi Menggunakan Teether

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox
  1. Meredakan Sakit pada Gigi dan Gusi

Saat bayi mengalami pertumbuhan gigi, gusi biasanya akan terasa nyeri dan membuat mereka tidak nyaman. Menggigit teether bayi membantu memberikan tekanan lembut pada gusi, sehingga rasa sakit berkurang.

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching
  1. Menenangkan Emosi Bayi saat Tumbuh Gigi

Rasa tidak nyaman pada gusi membuat bayi lebih mudah menangis atau bersikap rewel. Dengan menggunakan teether, emosi bayi bisa menjadi lebih tenang karena rasa gatal dan nyeri teralihkan.

  1. Mencegah Bayi Menggigit Barang

Bayi sering memasukkan benda ke dalam mulut saat mulai tumbuh gigi. Memberikan teether membantu mengurangi kebiasaan menggigit barang yang berkuman dan berbahaya jika tertelan.

  1. Merangsang Produksi Air Liur Bayi

Menggunakan teether untuk bayi juga dapat merangsang produksi air liur. Hal ini baik untuk menjaga kesehatan mulut sekaligus membantu proses pencernaan bayi.

4 Cara Memilih Teether yang Aman dan Tepat untuk Bayi

  1. Pilih Teether Sesuai Usia dan Ukuran Bayi

Pastikan teether berukuran pas untuk mulut dan genggaman bayi. Teether yang terlalu besar akan sulit digunakan, sedangkan yang terlalu kecil berisiko tertelan oleh bayi.

  1. Pastikan Bahan Teether Aman

Teether sebaiknya terbuat dari bahan silikon atau lateks berkualitas yang bebas BPA dan bahan kimia berbahaya lainnya. Bahan yang aman melindungi gigi bayi sekaligus kesehatan tubuhnya.

  1. Hindari Teether dengan Air atau Manik-Manik

Jenis teether yang berisi air atau berhiaskan manik-manik lebih rentan bocor atau berisiko tertelan oleh bayi. Untuk keamanan mereka, pilih teether yang padat, tanpa manik-manik, dan tidak memiliki isi cairan.

  1. Pilih Teether yang Nyaman Digenggam Bayi
Halaman Selanjutnya
img_title