7 Tanda Bahaya yang Wajib Anak Tahu

Ibu mengajari putrinya tentang tanda bahaya yang harus dihindari.
Sumber :
  • https://cdn.pixabay.com/photo/2019/09/02/15/58/family-4447538_1280.jpg

Parenting, VIVA Mindset – Sifat alami anak-anak cenderung polos. Namun peristiwa sehari-hari tidak  selalu sepolos anak-anak. Banyak tipu daya dilakukan orang untuk cari untung bagi mereka sendiri.

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox

Sudah saatnya anak-anak dibekali pengetahuan tentang tanya bahaya di sekitarnya. Sekalipun anak sudah bisa menjaga diri, lebih baik orang tua tetap harus ajarkan caranya. Anak perlu tahu tanda-tanda perilaku mencurigakan. Ini demi keselamatan mereka.

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching

Dilansir dari @mommyparenting di Instagram, berikut ini 7 tanda bahaya yang wajib anak tahu.

  1. Seseorang Minta Dirahasiakan
img_title Tanda Keterlambatan Motorik Bayi yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Ada orang bilang, "Jangan bilang Ayah dan Ibu, ya."

Ini tanda bahaya. Orang tua wajib ajarkan. Anak harus berani cerita ke orang tua. Rahasia ini bukan rahasia baik.

  1. ​Ajak ke Tempat Sepi

​Ada orang asing mengajak anak ke tempat sepi.

Ini berbahaya. Ajak anak untuk berteriak. Ajak anak lari ke tempat ramai. Anak harus tegas bilang, "Tidak Mau."

  1. ​Tiba-Tiba Memberi Hadiah

Ada orang tidak dikenal memberi hadiah.

Beri tahu anak untuk menolak. Anak harus minta izin orang tua. Minta izin sebelum menerima sesuatu.

  1. Mengaku Kenalan atau Saudara

Orang asing bilang, "Aku kenal Ayah dan Ibumu."

Jangan langsung percaya. Anak harus bilang, "Aku tidak kenal." Anak juga harus langsung cerita. Jangan ikut jika diajak.

  1. Mengaku Orang Tua Sedang Bahaya

Ada orang bilang, "Ibumu sakit, ikut saya."

Anak jangan langsung percaya. Ajarkan anak untuk memastikan. Minta anak menghubungi orang tua. Minta anak menghubungi saudara terdekat.

  1. ​Menyentuh Tubuh Secara Paksa

Ada orang menyentuh tubuh anak.

Ini membuat anak tidak nyaman. Ajarkan anak bahwa tubuhnya milik dia sendiri. Tidak ada yang boleh menyentuh sembarangan. Minta anak lari dan langsung lapor.

  1. ​Mengikuti Diam-Diam

Ada orang mengikuti anak.

Ini terasa menakutkan. Ajarkan anak mencari tempat ramai. Ajarkan anak minta tolong. Jangan takut minta bantuan.

​Mengajarkan 7 tanda bahaya ini adalah bekal berharga. Anak jadi lebih berani. Anak tahu cara melindungi diri. Anak tahu apa yang harus dilakukan.

Keselamatan anak hal yang paling penting. Keberanian anak dilandasi pengetahuan Dan pemahaman yang benar tentang cara menjaga keselamatan dirinya. Mari kita lindungi mereka.