Mobil Mini, Sensasi Maksimal! Daihatsu Ceria, Mini Cooper Versi Jepang yang Terlupakan

Daihatsu Ceria 2002 – Mobil Murah dengan Perawatan Mudah.
Sumber :
  • Ist

MindsetDaihatsu Ceria, city car mungil dengan sensasi berkendara menyenangkan. Meski terlupakan, mobil ini punya handling lincah dan desain khas JDM. Simak sejarah dan keunikannya!

Cari Mobil Murah Buat Mudik? Ini 5 Rekomendasi dengan Kabin Nyaman dan Mesin Bandel

Di awal 2000-an, Daihatsu memperkenalkan Ceria ke pasar Indonesia sebagai mobil mungil yang terinspirasi dari Kei Car Jepang.

Dengan mesin kecil 850cc dan desain khas, banyak yang menjulukinya sebagai "Mini Cooper versi Jepang."

Mobil Mungil Murah di Bawah Rp40 Juta? Ini 3 Rekomendasi City Car Buat Garasi Kecil

Namun, popularitasnya tidak bertahan lama, dan kini Ceria menjadi mobil klasik yang mulai langka di jalanan.

Sejarah Daihatsu Ceria: Dari Mira hingga Kancil

Daihatsu Ceria sebenarnya merupakan bagian dari keluarga Daihatsu Mira, Kei Car legendaris yang sudah eksis sejak tahun 1980-an.

3 Mobil Matic Murah di 2025, Nomor 1 City Car Rp40 Jutaan Irit BBM dan Pajak Cuma Rp900 Ribuan

Sebelum hadir di Indonesia, platform mobil ini telah lebih dulu diproduksi di Malaysia dengan nama Perodua Kancil. Uniknya, mobil ini juga sempat diekspor ke Inggris dengan nama Perodua Nippa.

Daihatsu Ceria mulai diproduksi di Indonesia pada tahun 2001 dengan tiga varian utama: KL (standar), KX (lebih lengkap), dan KX-R (dengan bodi kit sporty). Tahun 2003, facelift dilakukan dengan kode baru L201 dan perubahan trim menjadi KL, KL Plus, dan KX.

Desain Klasik JDM, Dimensi Mungil

Secara visual, Daihatsu Ceria memiliki desain sederhana namun fungsional. Dengan panjang 3,3 meter dan lebar 1,5 meter, mobil ini sangat kompak untuk penggunaan perkotaan.

Gril depan yang membulat serta lampu besar memberikan kesan khas Kei Car Jepang. Beberapa pemilik bahkan melakukan modifikasi agar tampil lebih sporty dengan aksesori ala JDM.

Di bagian belakang, perbedaan antara varian terlihat dari kehadiran wiper belakang pada tipe KX-R. Sayangnya, meski mungil, kapasitas bagasinya tergolong sangat kecil, meskipun kursi belakang bisa dilipat untuk menambah ruang penyimpanan.

Mesin Kecil, Handling Menyenangkan

Daihatsu Ceria dibekali mesin 850cc 3-silinder karburator dengan tenaga sekitar 37 PS dan torsi 63 Nm. Angka tersebut mungkin terdengar kecil, tetapi karena bobotnya ringan, mobil ini tetap gesit untuk perkotaan.

Transmisi manual 5-percepatan memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan, meskipun akselerasi tidak terlalu agresif.

Keunggulan terbesar dari Daihatsu Ceria adalah sistem suspensi independen di semua roda, sesuatu yang jarang ditemukan di kelasnya.

Hal ini membuat handling lebih stabil dibandingkan city car kecil lainnya, bahkan saat digunakan untuk bermanuver di jalan berliku.

Interior Sederhana, Fungsional

Masuk ke dalam kabin, nuansa klasik terasa dengan dasbor simpel ala mobil tahun 80-an. Panel instrumen menghadirkan speedometer dan takometer, fitur yang cukup menarik untuk kelasnya.

Sistem AC masih manual, tetapi cukup untuk memberikan kenyamanan di dalam kabin yang mungil.

Material interior didominasi oleh plastik keras dan kain sederhana, dengan jok bermotif unik yang mengingatkan pada bus Damri.

Beberapa fitur menarik seperti power window pada tipe tertinggi menjadi nilai tambah dibandingkan city car sekelasnya.

Kenapa Daihatsu Ceria Mulai Langka?

Daihatsu Ceria hanya diproduksi hingga tahun 2006 dan tidak memiliki penerus di Indonesia. Berbeda dengan di Jepang yang terus mengembangkan Daihatsu Mira, di Indonesia segmen city car kecil kemudian diambil alih oleh model seperti Daihatsu Ayla.

Saat ini, Daihatsu Ceria menjadi barang koleksi bagi pecinta mobil unik. Dengan harga bekas yang relatif terjangkau, mobil ini tetap menarik bagi mereka yang ingin sensasi berkendara ala Kei Car dengan biaya perawatan yang murah. *AT