Viktor Axelsen Gantung Raket, Cedera Punggung Akhiri Perjalanan Legenda Denmark

Viktor Axelsen usai melakoni pertandingan di Denmark Open 2025.
Sumber :
  • https://bwfbadminton.com/news-single/2026/04/15/axelsen-calls-time-on-illustrious-career

Sport, VIVA Mindset –Dunia bulu tangkis dikejutkan dengan keputusan pensiun yang diambil legenda Denmark, Viktor Axelsen. Pemain berusia 32 tahun tersebut mengumumkan pengunduran dirinya dari kompetisi internasional pada 15 April 2026 setelah cedera punggung yang berkepanjangan tak kunjung pulih sepenuhnya.

img_title Setelah Lebih dari Satu Dekade, Gregoria Mariska Resmi Berpisah dengan Pelatnas PBSI

Cedera Punggung Jadi Penyebab Utama

Dilansir dari Badminton World Federation, Axelsen menyatakan kondisi fisiknya tidak lagi memungkinkan untuk tampil di level tertinggi.

img_title China Juara Thomas Cup 2026 Usai Gagalkan Kejutan Prancis di Final

Ia sebelumnya menjalani operasi punggung pada akhir 2025, namun proses pemulihan tidak berjalan sesuai harapan sehingga memaksanya mengambil keputusan pensiun dari badminton internasional.

Laporan The Straits Times juga menyebutkan bahwa cedera tersebut telah mengganggu performanya dalam beberapa musim terakhir.

img_title Korea Selatan Rebut Gelar Uber Cup Ketiga Setelah Menaklukkan China 1-3 di Final

Meski telah mencoba kembali berlatih, Axelsen merasa tidak mampu mempertahankan intensitas yang dibutuhkan untuk bersaing di turnamen elit dunia.

Karier Gemilang dengan Tiga Medali Olimpiade

Axelsen, yang lahir pada 4 Januari 1994 di Denmark, mencatatkan karier luar biasa dalam bulu tangkis modern.

Berdasarkan data profil dari Olympics.com, ia meraih tiga medali Olimpiade, yakni perunggu di Rio 2016 serta emas beruntun di Tokyo 2020 dan Paris 2024.

Prestasi tersebut menjadikannya pemain Denmark pertama yang berhasil mempertahankan gelar tunggal putra Olimpiade.

Selain sukses di Olimpiade, Axelsen juga dua kali menjadi juara dunia pada 2017 dan 2022.

Ia memenangkan All England Open sebanyak empat kali pada 2016, 2017, 2022, dan 2023, serta mendominasi peringkat satu dunia selama lebih dari 214 minggu.

Konsistensi tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain tunggal putra paling dominan di era modern.

Axelsen juga berperan penting dalam membawa Denmark meraih gelar Piala Thomas 2016 setelah penantian panjang selama 38 tahun.

Sepanjang kariernya, ia mengoleksi puluhan gelar BWF World Tour dan menjadi salah satu pemain tersukses di era pasca dominasi Lin Dan dan Lee Chong Wei.

Pensiun dari Level Internasional

Meski pensiun dari kompetisi internasional, keputusan ini tidak berarti Axelsen sepenuhnya meninggalkan bulu tangkis.

Ia membuka kemungkinan tetap terlibat dalam olahraga tersebut di luar arena kompetitif, baik melalui pengembangan pemain muda maupun kegiatan lainnya.

Dengan rekam jejak prestasi yang luar biasa, Axelsen menutup karier internasionalnya sebagai salah satu pemain paling sukses dalam sejarah bulu tangkis modern.

Halaman Selanjutnya
img_title