“Bridge to Terabithia”, Kisah Fantasi yang Menyisakan Luka di Masa Kecil

Jess dan Leslie dalam poster “Bridge to Terabithia (2007)”
Sumber :
  • https://www.imdb.com/title/tt0398808/mediaviewer/rm1606107393/

Film, VIVA Mindset – Meski dipenuhi petualangan imajinatif di negeri Terabithia, film “Bridge to Terabithia (2007)” ini sebenarnya menyimpan kisah yang menyayat hati. Di balik dunia fantasi yang mereka bangun, terselip cerita tentang persahabatan, kehilangan, dan proses tumbuh dewasa yang meninggalkan jejak emosional hingga bertahun-tahun kemudian.

img_title Insidious Out of the Further, Film Horor Terbaru yang Siap Tayang di Bioskop

Sinopsis

Mengisahkan tentang Jess Aarons dan Leslie Burke, dua anak yang sama-sama merasa terasing di lingkungan mereka. Keduanya menciptakan dunia fantasi yang penuh dengan monster, troll, dan raksasa di hutan belakang rumah mereka. 

img_title Mengenal The Other Bennet Sister, Serial yang Angkat Kisah Adik Bungsu Pride and Prejudice

Di dunia fantasi yang bernama “Terabithia”, mereka menghabiskan waktu luang bersama sebagai raja dan ratu untuk melawan makhluk jahat. Namun, petualangan yang semula penuh imajinasi berubah menjadi kenangan pahit ketika tragedi menimpa. 

Karakter

img_title Dragon Wars: D-War Kembali Viral di Netflix, Kenapa Film Lama Ini Mendadak Banyak Ditonton?

Jess tampil sebagai anak yang rapuh, pendiam, namun penuh kreativitas. Sedangkan Leslie menjadi anak yang ceria dan penuh imajinasi yang membawa warna ke hidup Jess. Interaksi keduanya yang tidak berlebihan membuat penonton mudah terikat secara emosional.

Kelebihan

  1. Film ini memberikan perpaduan fantasi dan sentuhan emosional yang kuat. 
  2. Pembangunan karakter sangat relatable, seperti Jess yang merasa bersalah atas kematian Leslie. 
  3. Pesan moral tentang kehilangan, keberanian, rasa bersalah, dan kedewasaan yang membekas diperlihatkan dengan lantang.

Kekurangan

Adegan fantasi mungkin terasa minim bagi penonton yang mengharapkan dunia ajaib lebih besar, karena alur terfokus pada rasa bersalah dan perasaan emosional Jess. Kematian Leslie dirasa tidak perlu karena sebagian penonton yang kebanyakan anak kecil lebih menginginkan dunia fantasi yang lebih banyak. 

Keunikan

  1. Perpaduan fantasi dan realita yang tidak berlebihan, dunia Terabithia hanya muncul sebagai visualisasi imajinasi anak-anak, bukan dunia magis yang benar-benar ada.
  2. Twist tragedi yang jarang ditemukan di film keluarga, menjadikannya salah satu cerita anak yang paling emosional.

Adaptasi dan Kisah Nyata

Kemudian yang terakhir, film ini merupakan adaptasi dari novel anak berjudul “Bridge to Terabithia” (1977) karya Katherine Paterson. Katherine menulis cerita ini setelah sahabat putra laki-lakinya meninggal akibat kecelakaan, yang kemudian menginspirasi dinamika Jess dan Leslie dalam kisah tersebut.