Drone Rusia Bom Kharkiv: 4 Tewas, Listrik Padam

Pemadam Kebakaran sedang menyelamatkan seorang korban ledakan
Sumber :
  • https://www.aljazeera.com/news/2026/1/13/russian-drone-attack-kills-4-in-ukraines-kharkiv-as-peace-remains-elusive

Ukraina, VIVA Mindset – Kharkiv, Ukraina – Serangan drone Rusia menghantam fasilitas pos dan rumah sakit anak di pinggiran Kharkiv pada Selasa malam, 13 Januari 2026, menewaskan empat warga sipil dan melukai enam lainnya hanya 30 kilometer dari perbatasan, di tengah gelombang besar 293 drone serta 18 rudal balistik yang lumpuhkan infrastruktur energi nasional.

img_title Zelenskyy Desak Sekutu Tekan Rusia Jelang Negosiasi AS

Serangan ganda ini terjadi usai AS tuduh Moskow eskalasi berbahaya dengan rudal Oreshnik nuklir-capable, sementara negosiasi damai tetap jauh dari kenyataan.

Oleh Syniehubov, gubernur wilayah Kharkiv, mengonfirmasi korban tersebut dilansir dari Al Jazeera, Rabu, 14 Januari 2026.

img_title 20.000 Anak Kharkiv Ukraina Belajar di Bawah Tanah

“Serangan drone Rusia ke pos Ukraina tewaskan empat dan luka enam; wali kota konfirmasi rumah sakit anak terbakar, sementara pemadaman darurat listrik berlaku di Kyiv akibat kerusakan infrastruktur,” katanya.

Ia menambahkan bahwa angkatan udara Ukraina jatuhkan 240 drone dan tujuh rudal dari total serangan malam itu, meski ledakan terdengar di kota.

img_title Zelenskyy: AS Sering Desak Ukraina Bukan Rusia Beri Konsesi

Wali Kota Kharkiv Ihor Terekhov mengecam eskalasi melalui pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.

“Drone jarak jauh Rusia target fasilitas medis anak picu kebakaran hebat; ini bagian dari serangan sistematis energi musim dingin untuk lumpuhkan rakyat kami,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Duta Besar AS di PBB Tammy Bruce sebut serangan ini "ancaman perang melebar" di Dewan Keamanan.

Insiden ini memperburuk perang Rusia-Ukraina yang memasuki tahun keempat, dengan Trump dorong gencatan senjata tapi Rusia klaim rudal Oreshnik balas drone Ukraina ke kediaman Putin.

Ukraina umumkan kemajuan jaminan pertahanan dengan Prancis dan Inggris, ditolak Moskow sebagai "target sah".

Hingga kini, Ukrenergo terapkan pemadaman listrik massal tanpa estimasi pemulihan.