Jaminan Keamanan Ukraina, Apa Isinya dan Mengapa Berpotensi Gagal

Warga berjalan di lokasi serangan pesawat tak berawak Rusia
Sumber :
  • https://www.aljazeera.com/news/2026/1/26/ukraines-security-guarantees-what-are-they-and-why-might-they-fall-short

Ukraina, VIVA Mindset – Ukraina dapat jaminan keamanan multilateral dari AS, NATO, serta sekutu Eropa seperti Inggris dan Prancis pada Senin 26 Januari 2026, mirip Pasal 5 NATO yang janjikan respons kolektif jika Rusia serang lagi, namun ahli khawatir komitmen ini lemah karena tergantung persetujuan Kongres AS, tidak wajib militer langsung, serta rawan diabaikan Trump yang prioritaskan negosiasi damai dengan Putin.​

img_title Zelenskyy Desak Sekutu Tekan Rusia Jelang Negosiasi AS

Presiden Volodymyr Zelenskyy, dikutip dari Al Jazeera, Senin 26 Januari 2026, sambut kesepakatan Paris.

"Dokumen AS sudah 100 persen siap ditandatangani; ini langkah besar pimpin jaminan darat, udara, laut, plus rekonstruksi," ujarnya usai pertemuan dengan Macron, Starmer, dan utusan NATO, tekankan butuh ratifikasi negara anggota demi pastikan implementasi pasca damai.

img_title 20.000 Anak Kharkiv Ukraina Belajar di Bawah Tanah

Michael Kofman dari Carnegie Endowment nilai jaminan ini simbolis tapi kurang kuat.

"Janji dukungan militer jangka panjang bagus, tapi tanpa pasukan tetap atau mekanisme respons cepat, Rusia bisa uji lagi seperti 2014; Trump mungkin tarik dukungan jika Putin tawarkan konsesi," katanya dilansir dari Al Jazeera.

img_title Zelenskyy: AS Sering Desak Ukraina Bukan Rusia Beri Konsesi

Starmer sebut kemajuan bagus tapi "jarak terberat masih panjang" di tengah serangan Rusia.

Dokumen usul pertahankan tentara Ukraina 800.000 personel, keanggotaan UE sebagai deterrent, tapi detail verifikasi gencatan senjata dan pendanaan belum final, hadapi skeptisisme Moskow yang tolak pasukan NATO di Ukraina.