Polri Optimalkan Pemantauan Cegah Karhutla melalui Platform SiPongi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam Keterangan Pers di Jakarta
Sumber :
  • https://inp.polri.go.id/storage/uploads/gambar/artikel/img_6a75ae2f69157_629af26a.webp

Jakarta, VIVA Mindset – Dalam rangka memperkuat sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polri optimalkan Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) sebagai langkah pencegahan dini hingga penanganan karhutla agar tidak meluas.

img_title Rakor Korwas PPNS 2026: Polri Perkuat Sinergi Penyidik Polri, PPNS, dan Penyidik Tertentu

Pemantauan melalui SiPongi tersebut menjadi tindak lanjut Polri dalam merespons arahan Presiden Prabowo dari potensi ancaman fenomena El Nino dan musim kemarau 2026 terhadap potensi karhutla nasional.

Dalam penggunaan, SiPongi menjadi platform digital yang terintegrasi dan hasil pengembangan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

img_title Wakapolri Minta Jajaran Polri Siaga Aksi Black September Cegah Eskalasi Konflik Sosial

Nantinya, SiPongi akan memonitor secara real time dan mendeteksi perkembangan titik panas (hotspot) serta pantauan akan potensi kebakaran dengan cepat.

Setelah terdeteksi, Polri bersama tim yang terlibat akan melakukan respons untuk penanganan lebih cepat dan tepat sasaran.

img_title Kortastipidkor Polri Perketat Pengawasan Program Prioritas Nasional Cegah Korupsi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyebut adanya pemanfaatan platform digital melalui SiPongi menjadi bagian dari transformasi untuk strategi penanganan karhutla nasional kolaborasi lintas sektor dengan akses yang lebih luas.

“Sistem ini memungkinkan seluruh pemangku kepentingan memperoleh data yang sama secara cepat sehingga langkah verifikasi, pencegahan, hingga penanganan karhutla dapat dilakukan secara lebih efektif, terukur, dan terpadu,” jelas Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keteranganya di Jakarta, Jumat, 7 Agustus 2026, dikutip dari antaranews.com.

Dalam pengoptimalan SiPongi ini, Polri dan Kemenhut pun turut melakukan rapat koordinasi pada 30 Juli 2026 yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bersama Wamenhut Rohmat Marzuki.

Melalui rapat tersebut menjadi upaya dalam membangun skema tugas bersama untuk ditindaklanjuti sebagai dasar verifikasi di lapangan yang tak hanya sekadar acuan deteksi saja.

Dalam hal ini, tim penanganan karhutla termasuk personel Polri turut menggandeng Manggala Agni, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya terutama dalam verifikasi di lapangan.

Selain itu, Polri pun turut melakukan langkah pencegahan dengan melakukan edukasi dan patroli terpadu kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas tentang bahaya pembakaran hutan.

Dari upaya pencegahan dengan memanfaatkan SiPongi diharapkan potensi karhutla nasional selama musim kemarau 2026 ini diminimalisir sebelum meluas.

Halaman Selanjutnya
img_title