Ungkap Kasus Percobaan Penganiayaan di Desa Sidowangi, Polisi Panggil Terlapor
- Anton Heri Laksana/ VIVA Mindset
Banyuwangi, VIVA Mindset –Kasus dugaan percobaan penganiyaan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit penghabisan yang dilaporkan ke Polsek Wongsorejo terus berlanjut. Penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Wongsorejo telah memeriksa pihak – pihak terkait.
Langkah cepat dilakukan penyidik Reskrim Polsek Wongsorejo dengan melakukan pemeriksaan itensif pada pelapor pasca melaporkan peristiwa yang dialaminya pada polisi. Rabu, 29 Juli 2026.
Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui secara detail terkait kronologis lengkap peristiwa dugaan percobaan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis clurit penghabisan yang dilaporkan Tolak.
Pada pemeriksaan tersebut, warga Dusun Pancoran, Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini juga menghadirkan saksi mata peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu.
“Penyidik Reskrim Polsek Wongsorejo langsung memeriksa pelapor setelah melakukan pelaporan secara resmi pada Polsek Wongsorejo untuk memberikan keterangan terkait peristiwa yang telah dilaporkannya,” ujar Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana.
Sepekan pasca laporan resmi ke Polisi, jajaran Reskrim Polsek Wongsorejo juga melakukan pemanggilan terhadap terlapor, Bambang Sutrisno. Jumat, 7 Agustus 2026.
Pemanggilan dilakukan untuk mengetahui peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor terkait dugaan percobaan penganiyaan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit penghabisan yang diduga telah dilakukan terlapor.
“Pemeriksaan terhadap terlapor juga juga telah dilakukan oleh Penyidik Reskrim Polsek Wongsorejo. Hasilnya bagaimana, nanti akan diketahui saat gelar perkara,” kata Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo saat ditemui di ruang kerjanya.
Peristiwa yang nyaris merenggut korban jiwa tersebut terjadi di Dusun Pancoran, Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sekira pukul 20.00 Wib. Rabu, 29 Juli 2026.
Tolak yang memang telah berselisih paham dengan Bambang Sutrisno secara sengaja bertemu untuk membahas permasalahan yang terjadi antar keduanya.
Namun saat pertemuan tersebut, Bambang Sutrisno diduga tiba – tiba mengeluarkan senjata tajam jenis celurit penghabisan dan acungkan pada Tolak.
Beruntung saat kejadian tersebut, sejumlah warga yang berada di lokasi langsung mengamankan Bambang Sutrisno dan menyita senjata tajam jenis clurit penghabisan yang diacungkannya.
“Saya langsung menghindar dan menjauh karena Su (Bambang Sutrisno) tiba – tiba mengeluarkan celurit penghabisan dan diacungkan pada saya,” aku Tolak pada VIVA News.