Gentle Parenting dan Tips Mudah Menerapkannya dalam Keseharian
- https://parentingtranslator.substack.com/p/when-gentle-parenting-doesnt-work
Parenting, VIVA Mindset –Gentle parenting adalah pola asuh yang berfokus pada empati, komunikasi yang sehat, serta menghargai perasaan anak tanpa mengabaikan batasan dan aturan. Pendekatan ini menekankan bahwa anak perlu dibimbing dengan pemahaman, bukan dengan hukuman atau bentakan, agar mereka belajar mengelola emosi dan bertanggung jawab atas perilakunya. Gentle parenting seringkali disalah artikan sebagai pola asuh yang terlalu permisif, padahal gentle parenting lebih dekat dengan gaya pengasuhan autoritatif dimana anak diberi kebebasan dalam batas tertentu namun tetap dengan bimbingan yang jelas.
Gentle parenting merupakan salah satu pendekatan pengasuhan yang menitikberatkan pada kedekatan emosional yang sehat antara orang tua dan anak, serta komunikasi yang berdasarkan penghargaan, kesabaran, empati, serta komunikasi yang efektif dengan anak. Dikutip dari Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), berdasarkan data grafik laporan dari American Academy of Pediatrics(2021) menyatakan bahwa anak-anak yang mengalami pola pengasuhan yang penuh kasih sayang dan penghargaan memiliki kemungkinan 33% lebih kecil untuk menunjukkan gangguan perilaku di masa remaja dibandingkan dengan anak-anak yang diasuh secara otoriter atau dengan pola pengasuhan yang kurang empati
Terdapat empat prinsip dasar pengasuhan gentle parenting, yaitu;
1. Penghargaan dan empati
Gentle parenting menekankan pentingnya menghargai perasaan dan kebutuhan anak. Sebagai contoh singkat jika terdapat peristiwa yang membuat anak merasa kecewa maka orang tua perlu mendengarkan dan mengakui perasaannya terlebih dahulu sebelum menyuruh berhenti menangis
2. Komunikasi positif
Komunikasi positif antara orang tua dan anak merupakan salah satu kunci utama dalam pembentukan karakter. Ketika anak membuat kesalahan, orang tua berbicara dengan lembut dan membimbing anak agar belajar dari kesalahan tersebut, tanpa memberlakukan hukuman yang keras.
3. Disiplin dan batasan pada anak
Gentle parenting tidak berarti membiarkan anak bebas tanpa batasan. Disiplin tetap diterapkan, namun bertujuan untuk membantu anak memahami dampak dari tindakannya.
4. Pengasuhan yang konsisten
Konsistensi adalah aspek penting dalam gentle parenting. Orang tua perlu memberikan teladan perilaku baik dan mempertahankan konsistensi dalam aturan yang diterapkan.