Tren Skincare pada Anak dan Remaja

Trend Skincare Pada Anak Remaja
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/little-girl-playing-with-her-mothers-illuminator-brush_6405228.

Parenting, VIVA Mindset –Belakangan ini, banyak anak usia pra-remaja dan remaja menunjukkan minat besar terhadap rutinitas perawatan kulit yang rumit dan produk-produk yang biasanya ditujukan untuk orang dewasa. Mereka mungkin tertarik pada eksfolian, serum, masker, pelembap, dan berbagai macam produk lain yang mereka lihat di media sosial atau toko kecantikan. Namun, menurut para ahli dermatologi, kebanyakan dari rutinitas dan produk ini tidak diperlukan atau bahkan bisa merugikan kulit anak yang sensitif.

img_title Vitalnya Nutrisi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Fondasi Emas Pencegah Stunting

Mengapa Anak Dan Remaja Tertarik Dengan Produk Ini?

Minat anak terhadap perawatan kulit dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama media sosial. Platform seperti TikTok dan Instagram penuh dengan konten yang menampilkan rutinitas kecantikan, ulasan produk, dan “skinfluencers” muda yang mempromosikan rutinitas panjang dan berlapis-lapis. Menurut sebuah survei klinis awal, sekitar 20 % anak pra-remaja dan remaja melaporkan menghabiskan lebih dari 50 dolar sebulan untuk produk yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.

img_title Menavigasi Batasan Screen Time di Era Digital: Risiko Speech Delay dan Pentingnya Digital Detox

Psikiater dari Yale Child Study Center menjelaskan bahwa fase remaja adalah periode saat anak mencari identitas diri dan dipengaruhi oleh teman sebaya serta lingkungan sosial. Kecenderungan untuk peduli pada penampilan dan citra diri sering muncul di masa ini, sehingga perawatan kulit menjadi salah satu cara mereka mencoba membentuk citra tersebut. 

Perbedaan Kulit Anak Dengan Kulit Dewasa

img_title Mengatasi Tantrum Anak Usia Dini dengan Metode Emotion Coaching

Kulit anak memiliki karakteristik berbeda dari kulit orang dewasa. Kulit mereka cenderung lebih tipis dan sensitif, sehingga rentan terhadap iritasi dari bahan kimia keras atau produk yang kuat. Fungsi pelindung kulit yang belum matang membuat anak lebih mudah mengalami reaksi buruk terhadap beberapa bahan umum dalam produk dewasa.

Banyak produk dewasa, termasuk eksfolian kuat, retinoid, atau wewangian, bisa mengganggu lapisan pelindung alami kulit dan menyebabkan iritasi, dermatitis kontak alergi, atau gangguan inflamasi jika digunakan secara rutin pada kulit anak.

Kapan Obsesi Menjadi Masalah?

Bermain dengan produk perawatan kulit sesekali bersama teman biasanya tidak berbahaya. Namun, obsesi dari rutinitas yang panjang, penggunaan produk berlapis setiap hari, atau tekanan untuk mengikuti standar kecantikan dari media sosial bisa berdampak pada kondisi kulit dan kesehatan mental anak. Jika kebiasaan ini mulai mengganggu aktivitas sehari-hari seperti sekolah, hubungan sosial, atau tidur orang tua perlu memperhatikan dan membimbing anak.

Halaman Selanjutnya
img_title