Makeine Kini Hadir Dalam Bahasa Indonesia
- https://m.media-amazon.com/images/S/pv-t
Anime, VIVA Mindset –Kabar yang telah lama dinantikan pembaca light novel akhirnya menjadi kenyataan. Phoenix Gramedia Indonesia mengumumkan bahwa serial light novel Makeine: Too Many Losing Heroines! karya Takibi Amamori dan ilustrator Imigimuru akan diterbitkan secara resmi dalam bahasa Indonesia dengan judul Makeine: Terlalu Banyak Heroine yang Kalah!.
Pengumuman tersebut sekaligus memastikan bahwa versi manga dan light novel akan sama sama hadir di pasar Indonesia sehingga pembaca dapat menikmati kisahnya melalui dua format berbeda. Dikutip dari Phoenix Gramedia Indonesia dan dilansir dari KAORI Nusantara, informasi mengenai tanggal terbit masih akan diumumkan kemudian.
Serial ini pertama kali diterbitkan di Jepang oleh Shogakukan melalui label Gagaga Bunko pada Juli 2021. Sejak awal penerbitannya, Makeine dikenal sebagai roman komedi sekolah yang mengangkat sudut pandang karakter yang biasanya tidak menjadi pusat perhatian. Tokoh utama Kazuhiko Nukumizu digambarkan sebagai siswa yang menganggap dirinya hanya karakter latar hingga tanpa sengaja menyaksikan Anna Yanami mengalami penolakan cinta dari teman masa kecilnya.
Peristiwa tersebut menjadi awal hubungan Nukumizu dengan sejumlah heroine yang sama sama mengalami kegagalan dalam kisah asmara mereka. Dilansir dari Shogakukan melalui pemberitaan KAORI Nusantara, konsep tersebut menjadi identitas utama serial ini sejak volume pertamanya diterbitkan.
Popularitas Makeine semakin meningkat setelah memperoleh adaptasi anime produksi A-1 Pictures yang tayang pada musim panas 2024. Adaptasi tersebut memperkenalkan serial ini kepada penonton yang lebih luas sehingga penjualan novel maupun manga ikut mengalami peningkatan. Dikutip dari KAORI Nusantara, musim kedua anime juga telah diumumkan sehingga minat terhadap versi novel diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Fenomena tersebut bukan hal baru dalam industri penerbitan Jepang. Adaptasi anime sering kali menjadi pintu masuk bagi pembaca baru untuk mengenal karya aslinya. Dalam kasus Makeine, banyak pembaca kemudian beralih ke light novel karena ingin mengikuti perkembangan cerita yang belum diadaptasi ke dalam anime. Kehadiran edisi resmi bahasa Indonesia memberikan kesempatan bagi pembaca lokal untuk menikmati cerita tersebut melalui terjemahan berlisensi.