Fantasi Manic Pixie Dream Girl yang Merampas Agency Nikki di Film Obsession

Polaroid yang Menunjukkan Itu Bukan Nikki Asli
Sumber :
  • https://www.instagram.com/reel/DXuThqoDuNz/?igsh=cjd6aDNlZDRwZG4=

Film, VIVA Mindset –Selain membongkar kedok nice guy, film horor Obsession arahan Curry Barker juga menyimpan kritik tajam terhadap fantasi manic pixie dream girl, sosok perempuan sempurna yang diciptakan laki-laki di kepalanya sendiri. Bear (Michael Johnston) tidak pernah benar-benar jatuh cinta pada Nikki (Inde Navarrette) yang sesungguhnya. Ia jatuh cinta pada bayangan Nikki yang penurut, selalu ada, dan tidak pernah menuntut apa pun darinya, sebuah gambaran ideal yang ia paksakan lewat mainan bernama One Wish Willow setelah gagal jujur soal perasaannya.

img_title Misteri dalam Planet of the Apes 2001, Bagaimana Leo Bisa Terlempar ke Planet Lain?

Dikutip dari themoviespoiler.com, begitu permintaan Bear terkabul, Nikki versi mantra langsung meminta menginap di rumah Bear dengan alasan ayahnya sedang sekarat karena kanker, padahal beberapa hari kemudian temannya, Ian, mengungkap bahwa ayah Nikki sebenarnya baik-baik saja dan hubungan mereka pun tidak dekat. Ketika Bear mengonfrontasi kebohongan itu di tengah makan malam, Nikki mendadak histeris dan mengamuk di restoran hingga Bear buru-buru menenangkannya, dan adegan berikutnya justru langsung berpindah ke momen keduanya berhubungan intim di rumah Bear.

Meredam Insecurity Nikki Alih-Alih Mendengarkannya

img_title Project Hail Mary dan Misteri Misi Ryland Grace, Apa yang Terjadi di Luar Angkasa?

Pola ini terus berulang sepanjang film. Setiap kali sisi asli Nikki mencoba menembus mantra dan menunjukkan kegelisahan atau ketidaknyamanan, Bear tidak pernah benar-benar menggali apa yang sebenarnya terjadi. Ia hanya ingin menenangkan Nikki secepat mungkin agar semuanya kembali terasa nyaman untuknya sendiri. Dikutip dari ulasan mendalam di Morgan Dante Substack, yang diinginkan Bear bukanlah Nikki apa adanya, melainkan Nikki yang mau menurut dan tidak merepotkan, sosok yang harus selalu terlihat sempurna di matanya sendiri.

Pola inilah yang tergambar lewat kebiasaan Bear meredam setiap keluhan dan kegelisahan Nikki dengan pujian kosong alih-alih benar-benar mendengarkan apa yang ia rasakan. Menurut ulasan yang sama, ketika sisi asli Nikki akhirnya berhasil bicara jujur dan menyatakan bahwa ia tidak pernah mencintai Bear seperti itu, Bear justru menjadi marah dan defensif, seolah kejujuran itu adalah serangan pribadi terhadap dirinya, bukan luapan penderitaan orang yang dicintainya.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Novel Yesteryear Bakal Diadaptasi Jadi Film, Ceritanya Makin Relevan usai Kontroversi Tradwife Nara Smith