Dandadan Season 2 Raih 100 Persen di Rotten Tomatoes dan Masuk Nominasi Anime of the Year 2026, Ini Ulasannya
- https://dandadan.fandom.com/wiki/Season_2
Anime,VIVA Mindset –Dandadan, anime garapan studio Science SARU yang menggabungkan horor supranatural, alien, dan romansa remaja dalam satu paket, kembali membuktikan diri sebagai salah satu seri anime paling konsisten kualitasnya. Season 2 yang tayang dari 4 Juli hingga 19 September 2025 di MBS/TBS Jepang dan tersedia di Netflix serta Crunchyroll, berhasil meraih rating 100 persen di Rotten Tomatoes, sama seperti season pertamanya.
Dilansir dari Wikipedia, season 2 Dandadan masuk dalam daftar nominasi Crunchyroll Anime Awards 2026 sebagai kandidat Anime of the Year, sebuah pencapaian yang menegaskan posisinya di antara barisan anime terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Momo, Okarun, dan Jiji Menghadapi Kutukan Rumah Jiji
Season 2 melanjutkan langsung dari cliffhanger season 1 yang membawa Momo Ayase, Ken Okarun Takakura, dan Jiji ke rumah kuno milik keluarga Jiji di Desa Byakuja. Seperti dikonfirmasi melalui halaman resmi Crunchyroll, sesampainya di sana trio ini langsung dihadapkan pada serangkaian kejadian mengerikan yang jauh lebih besar dari yang mereka bayangkan.
Keluarga Kito, sang tuan tanah yang menguasai hampir seluruh desa, ternyata menyimpan rahasia gelap. Momo diserang oleh makhluk aneh di pemandian lokal, sementara Okarun dan Jiji menemukan ruang tersembunyi di balik dinding rumah yang penuh jimat misterius. Dari ruang itulah ancaman sesungguhnya muncul: entitas kuno bernama Evil Eye yang siap menghancurkan Byakuja Village beserta semua penghuninya.
Yang membuat season ini spesial adalah porsi cerita Jiji yang jauh lebih besar dibandingkan season pertama. Karakter yang sebelumnya hanya tampil sebagai teman kocak Okarun kini mendapat eksplorasi lebih dalam, termasuk latar belakang hubungannya dengan Evil Eye yang membuat cerita semakin kompleks secara emosional.
Animasi Science SARU yang Semakin Gila
Salah satu daya tarik terbesar Dandadan sejak season pertama adalah kualitas animasinya yang tidak biasa. Science SARU, studio yang juga mengerjakan Eizouken ni wa Te wo Dasu na! dan Film The Night Is Short, Walk on Girl, kembali menghadirkan gaya visual yang sangat ekspresif, dinamis, dan penuh energi.