Waspada Lonjakan Kasus DBD! Kenali Gejala Awal dan Pentingnya Perlindungan Dengue

Seekor nyamuk yang sedang menghisap darah
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/close-up-nyamuk-di-kulit-manusia-yang-meminum-darah-33221123/

Kesehatan, VIVA MindsetMusim hujan dan masa pancaroba sering kali datang bersama satu ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai: Demam Berdarah Dengue atau DBD. Genangan air jernih yang muncul di sekitar lingkungan rumah dapat menjadi tempat ideal berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, yaitu jenis nyamuk yang membawa dan menularkan virus dengue kepada manusia.

img_title Kesehatan Fisik dan Mental Anak Berawal dari Pemeriksaan Rutin

​Sekilas, serangan DBD memang terlihat sangat mirip dengan penyakit demam biasa atau flu harian. Tubuh terasa panas, kepala pusing, dan otot pegal. Namun, penyakit ini dapat memburuk dalam waktu singkat. Karena itu, mengenali gejalanya sejak awal dan memahami tanda bahayanya menjadi langkah krusial untuk melindungi diri serta keluarga.

​Gejala Awal yang Perlu Dikenali

img_title Keseimbangan Hormon Remaja Ditinjau dari Pola Olahraga Malam

Gejala dengue umumnya muncul sekitar 4 hingga 10 hari setelah seseorang terinfeksi. Mengutip data kesehatan resmi dari who.int, tidak semua orang langsung menunjukkan reaksi berat, tetapi keluhan paling umum yang muncul adalah demam tinggi mendadak yang suhunya dapat mencapai 40°C dan berlangsung selama 2–7 hari.

​Beberapa gejala penyerta yang sering dirasakan penderita meliputi:

img_title Lansia Usia 60 Tahun ke Atas Perlu Tetap Aktif, Ini Aktivitas Fisik yang Aman
  • Demam tinggi mendadak tanpa batuk pilek.
  • Sakit kepala parah atau nyeri di belakang mata.
  • Nyeri hebat pada otot, tulang, dan persendian.
  • Mual, muntah, serta kehilangan nafsu makan.
  • Ruam atau bintik kemerahan pada permukaan kulit.
  • Lemas ekstrem dan perdarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah.

​Diagnosis dengue sebaiknya tidak ditentukan hanya berdasarkan gejala luar atau jumlah trombosit semata, melainkan melalui evaluasi dan pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan.

​Jangan Tertipu Demam yang Turun

Salah satu hal yang sering mengecoh masyarakat adalah ketika demam penderita mulai turun. Banyak orang mengira kondisi tersebut menandakan pasien sudah membaik. Merujuk pada panduan klinis dari cdc.gov, penurunan suhu tubuh pada hari ke-3 hingga ke-7 justru menandakan pasien memasuki fase kritis yang berlangsung selama 24–48 jam. Onset ini berisiko tinggi memicu kebocoran plasma darah, penurunan tekanan darah drastis, hingga perdarahan berat.

​Tanda Bahaya yang Wajib Diwaspadai

Segera bawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat apabila muncul sinyal darurat berikut:

Halaman Selanjutnya
img_title