Apa Benar Makan Telur Terlalu Banyak Bikin Bintitan?

mata seorang wanita dengan sedikit benjolan di kelopak matanya
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/tekstur-permukaan-pola-mata-13218565/

Kesehatan, VIVA Mindset​Mitos mengenai hubungan antara makanan dan timbulnya benjolan pada tubuh sudah sejak lama berkembang di tengah masyarakat Indonesia. Salah satu anggapan yang paling populer dan masih dipercayai hingga kini adalah mitos bahwa makan telur terlalu banyak bikin bintitan.

img_title Tensi 120/90 mmHg Belum Tentu Normal Lho, Siapa Tahu Hipertensi Diastolik

Tidak sedikit orang tua yang langsung melarang anak-anak mereka mengonsumsi telur ketika kelopak mata mulai membengkak dan terasa nyeri. Padahal, jika ditinjau dari kacamata ilmu kedokteran, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat dan sering kali memicu kesalahpahaman dalam menjaga nutrisi harian.

​Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat tinggi gizi, terjangkau, dan kaya akan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Melarang konsumsi bahan pangan berkualitas ini hanya karena kekhawatiran yang salah tentu sangat disayangkan. Untuk meluruskan persepsi publik, penting bagi kita untuk memahami penyebab bintitan secara ilmiah serta mengetahui bagaimana mekanisme terjadinya gangguan pada area mata tersebut dari sudut pandang medis yang dapat dipertanggungjawabkan.

img_title Mengenal Gejala Kanker Payudara Sejak Dini: Apa Saja yang Wajib Diwaspadai?

Fakta Medis di Balik Timbulnya Benjolan pada Kelopak Mata

​Dalam dunia medis, bintitan dikenal dengan istilah hordeolum. Kondisi ini merupakan peradangan atau infeksi bakteri mata yang terjadi pada kelenjar minyak kecil di sepanjang tepi kelopak mata. Bakteri utama yang menjadi dalang di balik timbulnya benjolan ini adalah Staphylococcus aureus. Bakteri ini sebenarnya secara alami hidup di permukaan kulit manusia tanpa menimbulkan masalah, namun dapat memicu infeksi ketika masuk dan terperangkap di dalam kelenjar minyak yang tersumbat. Seperti dikutip dari p2ptm.kemkes.go.id

img_title Emotional Inheritance, Benarkah Luka Emosional Bisa Diwariskan?

​Penyebab utama terjadinya sumbatan pada kelenjar minyak tersebut bukanlah karena asupan gizi dari makanan tertentu seperti telur, melainkan akibat penumpukan sel kulit mati, kotoran, atau sisa riasan wajah. Ketika kelenjar minyak tersumbat, bakteri akan berkembang biak dengan cepat di dalam kantung kelenjar hingga menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan rasa nyeri yang khas. Dengan demikian, kaitan antara makan telur dan bintitan secara langsung dapat dipastikan hanyalah sebuah mitos kesehatan yang berkembang akibat kurangnya pemahaman masyarakat mengenai higienitas mata.

Halaman Selanjutnya
img_title