5 Cara Membiasakan Anak Bertanggung Jawab Sejak Dini
- https://www.pexels.com/photo/hands-holding-toys-10554824/
Parenting, VIVA Mindset –Rasa tanggung jawab merupakan salah satu keterampilan hidup yang penting ditanamkan sejak anak masih kecil. Anak yang terbiasa bertanggung jawab cenderung lebih mandiri, mampu menyelesaikan tugas, serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan.
Membiasakan anak bertanggung jawab tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari dapat membantu anak memahami arti tanggung jawab dengan lebih baik. Dilansir dari healthychildren.org, orang tua dapat mulai mengajarkan tanggung jawab sesuai usia anak melalui aktivitas sehari-hari yang sederhana dan mudah dipahami.
Mulai dari Tugas Sederhana di Rumah
Mengajarkan tanggung jawab dapat dimulai dengan memberikan tugas ringan yang sesuai dengan usia anak. Misalnya, merapikan tempat tidur, menyimpan mainan setelah digunakan, atau meletakkan piring kotor di tempat yang sudah ditentukan.
Menurut healthychildren.org, tugas sederhana membantu anak memahami bahwa setiap anggota keluarga memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing. Anak juga belajar bahwa setiap pekerjaan perlu diselesaikan hingga tuntas.
Hal terpenting adalah memberikan tugas yang realistis sehingga anak mampu menyelesaikannya tanpa merasa terbebani.
Biasakan Anak Menyelesaikan Apa yang Sudah Dimulai
Tidak sedikit anak yang mudah bosan saat mengerjakan sesuatu. Karena itu, orang tua perlu membiasakan anak untuk menyelesaikan tugas sebelum beralih ke aktivitas lainnya.
Dilansir dari cdc.gov, kebiasaan menyelesaikan pekerjaan membantu anak mengembangkan kemampuan mengatur diri (self-regulation) yang penting bagi perkembangan sosial dan emosional.
Orang tua sebaiknya memberikan dorongan dan bimbingan, bukan langsung mengambil alih pekerjaan anak ketika mereka mulai kesulitan.
Berikan Contoh yang Baik
Anak belajar lebih banyak dari apa yang mereka lihat dibandingkan apa yang mereka dengar. Oleh karena itu, orang tua juga perlu menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya, menepati janji, mengakui kesalahan ketika melakukan kekeliruan, atau menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Menurut unicef.org, anak cenderung meniru perilaku orang dewasa yang menjadi panutannya sehingga contoh nyata jauh lebih efektif dibandingkan sekadar nasihat.