Eks Nutrisionis Real Madrid Bongkar Kontroversi: Klaim Suplemen Pemain Ditentukan dengan ChatGPT

Itziar González, mantan nutritionist Real Madrid di balik tuduhan ChatGPT.
Sumber :
  • https://24horas.pt/nutricionista-acusa-real-madrid-jogadores-sao-vitimas-numa-prisao-de-ouro/

Spanyol, VIVA Mindset –Kontroversi mengejutkan muncul dari internal Real Madrid setelah mantan nutrisionis klub, Itziar González, melontarkan sejumlah tuduhan serius terkait metode penanganan nutrisi pemain. González mengklaim bahwa staf medis klub pernah menggunakan ChatGPT versi gratis untuk menentukan suplemen yang diberikan kepada para pemain.

img_title Setelah 23 Tahun Bersama Klub, Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid

Tuduhan tersebut menambah panjang konflik yang sebelumnya sudah terjadi antara González dan pihak klub, yang mencakup lingkungan kerja tidak kondusif hingga larangan memasuki fasilitas latihan Valdebebas.

Klaim Penggunaan ChatGPT untuk Tentukan Suplemen

img_title Setelah Gagal di Madrid, Xabi Alonso Kini Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Chelsea

Dilansir dari Sportskeeda, González mengungkapkan bahwa staf medis Real Madrid disebut-sebut pernah menggunakan ChatGPT versi gratis untuk mencari rekomendasi suplemen pemain. González menilai praktik tersebut berisiko karena keputusan terkait nutrisi atlet profesional seharusnya berbasis analisis medis yang mendalam, bukan sekadar rekomendasi dari kecerdasan buatan.

Laporan serupa juga menyebutkan bahwa rekomendasi yang dihasilkan AI tersebut diduga benar-benar diterapkan dalam perencanaan suplemen pemain, sehingga memicu kekhawatiran mengenai standar medis klub.

img_title Real Madrid Denda Valverde dan Tchouaméni Rp8,6 Miliar Usai Keributan di Sesi Latihan

González menyampaikan tuduhan tersebut setelah tidak lagi bekerja di klub, dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Real Madrid terkait klaim tersebut.

Konflik Internal dan Lingkungan Kerja “Hostil”

Sebelumnya, González juga mengungkapkan bahwa selama bekerja di Real Madrid, ia menghadapi lingkungan kerja yang tidak kondusif. Dalam wawancara yang dilaporkan oleh Cadena SER, González menggambarkan suasana di klub sebagai “lingkungan yang menekan” sejak hari pertama.

González mengaku datang dengan harapan menerapkan metode nutrisi personalisasi, namun justru mengalami benturan dengan staf medis karena menolak mengikuti praktik yang dianggapnya tidak baik bagi pemain. González bahkan mengatakan bahwa sebagian pemain mendukung pendekatannya, tetapi situasi internal membuat penerapan metode tersebut sulit dilakukan.

Menurutnya, konflik utama terjadi karena perbedaan pandangan terkait suplemen dan pola makan pemain, yang pada akhirnya memicu ketegangan berkepanjangan dengan staf medis klub.

Larangan Masuk Valdebebas dan Tuduhan Tekanan Internal

Laporan sebelumnya yang dikutip dari wawancara dengan Marca menyebutkan bahwa González sempat dilarang memasuki fasilitas latihan Valdebebas. González mengaku keputusan tersebut diambil dengan alasan “keamanan fisik”, meski González menilai situasi tersebut sebagai bagian dari tekanan yang diterimanya.

Halaman Selanjutnya
img_title