Isu AFCON 1976 Memanas, Guinea Tegaskan Tak Pernah Gugat Gelar Maroko

Kantor Pusat Federasi Sepak Bola Guinea di Conakry, Guinea
Sumber :
  • https://africasoccer.com/guinea-fa-rules-out-cas-appeal-over-1976-afcon-result/

Sepak Bola, VIVA Mindset – Polemik Piala Afrika (AFCON) kembali meluas, kali ini menyeret sejarah lama edisi 1976 setelah muncul klaim bahwa Guinea ingin menantang gelar juara Maroko.

img_title Spanyol Bangkit dari Ketertinggalan, Tumbangkan Inggris 2-3 di Wembley pada UEFA Nations League

Namun, Federasi Sepak Bola Guinea langsung membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa tidak pernah ada upaya resmi untuk menggugat hasil turnamen tersebut.

Guinea Bantah Isu Gugatan ke CAF

img_title Tuchel Santai Usai Kane Gagal Penalti di Wembley: “Ya Sudahlah”

Dilansir dari Morocco World News, Federasi Sepak Bola Guinea (FGF) mengeluarkan pernyataan resmi untuk meluruskan kabar yang beredar luas di media dan media sosial.

FGF menyebut klaim bahwa mereka mengajukan banding kepada Confederation of African Football sebagai informasi yang tidak benar.

img_title Lautaro Martinez Cetak Brace, Inter Milan Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Tahan Imbang AS Roma 2-2

Dalam pernyataannya, FGF menegaskan bahwa rumor tersebut tidak memiliki dasar resmi dan tidak pernah diajukan secara institusional.

Hal serupa juga dilaporkan KBC dan diperkuat oleh laporan MSN, yang menyebut bahwa Guinea secara tegas membantah tuduhan ingin merebut gelar AFCON 1976 dari Maroko.

FGF menyebut informasi tersebut “tidak akurat dan tanpa dasar resmi”.

Muncul dari Efek Kontroversi AFCON Terbaru

Isu ini mencuat setelah keputusan kontroversial CAF dalam final AFCON 2025 yang membalikkan kemenangan Senegal menjadi kemenangan Maroko.

Dilansir dari pernyataan resmi Confederation of African Football, Senegal dinyatakan kalah karena dianggap melanggar aturan setelah meninggalkan lapangan saat pertandingan.

Keputusan tersebut memicu berbagai spekulasi, termasuk upaya mengaitkan kasus tersebut dengan peristiwa lama di AFCON 1976.

Menurut laporan Channelstv, rumor yang beredar menyebut Guinea ingin menggunakan dugaan “walkout” Maroko di masa lalu sebagai dasar untuk menuntut gelar.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pihak federasi Guinea.

Klarifikasi: Maroko Juara Secara Sah

Lebih lanjut, dilansir dari Morocco World News, FGF juga menegaskan bahwa gelar Maroko pada AFCON 1976 diraih secara sah.

Tidak ada pelanggaran atau insiden resmi yang dapat dijadikan dasar untuk menggugat hasil turnamen tersebut.

Pernyataan ini sekaligus meredam spekulasi yang berkembang dan memperjelas posisi Guinea dalam polemik yang muncul.

Dampak Besar dari Kontroversi CAF

Kontroversi terbaru AFCON tidak hanya berdampak pada Senegal dan Maroko, tetapi juga memicu efek domino yang menyeret sejarah kompetisi tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title