Setelah Gagal di Madrid, Xabi Alonso Kini Ditunjuk Sebagai Pelatih Baru Chelsea
- https://www.bbc.com/sport/football/articles/clypg8611k4o
Sepak Bola, VIVA Mindset –Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer baru klub pada Sabtu, 17 Mei 2026.
Mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu menandatangani kontrak empat tahun dan akan mulai bekerja di Stamford Bridge pada 1 Juli 2026.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea menyebut Alonso dipilih karena kualitas kepelatihan, kepemimpinan, serta filosofi permainannya yang dianggap cocok untuk proyek jangka panjang klub.
Dilansir dari Sky Sports, Alonso datang dengan jabatan “manager”, bukan sekadar “head coach”, yang menandakan ia akan memiliki pengaruh lebih besar terhadap arah proyek sepak bola Chelsea.
Penunjukan Alonso juga menandai era baru setelah periode tidak stabil di bawah kepemilikan BlueCo dan Todd Boehly.
Sejak 2022, Chelsea telah berganti pelatih mulai dari Thomas Tuchel, Graham Potter, Mauricio Pochettino, Enzo Maresca, Liam Rosenior, hingga Calum McFarlane sebagai caretaker.
Alonso kini menjadi manajer keenam di era tersebut.
Chelsea Cari Stabilitas Setelah Musim Sulit
Musim 2025/2026 menjadi periode yang kacau bagi Chelsea.
Mereka gagal bersaing di papan atas dan kembali mengalami pergantian pelatih di tengah musim setelah Enzo Maresca dan Liam Rosenior sama-sama dipecat.
Menurut ESPN, situasi itu membuat manajemen mulai mencari sosok yang mampu membangun identitas permainan sekaligus mengelola skuad muda Chelsea yang dinilai belum stabil.
Alonso kemudian muncul sebagai target utama berkat reputasinya sebagai salah satu pelatih muda terbaik Eropa.
Masa Singkat Alonso di Real Madrid
Sebelum menerima tawaran Chelsea, Alonso sempat menjalani masa sulit bersama Real Madrid.
Ia dipecat pada Januari 2026 setelah hanya tujuh bulan menjabat akibat hasil buruk dan memburuknya hubungan dengan beberapa pemain senior.
ESPN melaporkan Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan Federico Valverde termasuk pemain yang tidak sepenuhnya cocok dengan pendekatan Alonso.
Ketegangan dengan Vinicius menjadi sorotan setelah sang winger beberapa kali dicadangkan dan sempat marah saat ditarik keluar di El Clásico Oktober 2025.
Madrid juga mengalami sejumlah hasil buruk, termasuk kalah 0-4 dari PSG di semifinal Piala Dunia Antarklub dan tumbang 2-5 dari Atletico Madrid.