Perbaikan Jalan Semarang–Godong Dikebut, Ditargetkan Tuntas H-7

Kunjungan Gubernur Jawa Tengah di Kabupaten Grobogan
Sumber :
  • Website humas.jatengprov.go.id

Grobogan, VIVA Mindset – Ahmad Luthfi , Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pastikan jalan Semarang-Gondong, Grobogan yang sempat lumpuh akibat tanggul Sungai Tuntang jebol dikebut perbaikannya dan ditargetkan ruas jalan tersebut bisa di lalui pada H-7 Lebaran 2026.

img_title Kenalkan Tradisi Sungkeman Kepada Anak Sejak Dini Pada Hari Raya Idul Fitri

"Ruas jalan Semarang–Godong kilometer 35 yang terputus sepanjang kurang lebih 60 meter akibat jebolnya tanggul sungai Tuntang pada 16 Februari 2026, kini dalam tahap pemulihan intensif. Perbaikan dilakukan siang dan malam untuk mengejar target operasional sebelum puncak arus mudik," ujarnya ketika meninjau progres perbaikan di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Senin, 2 Maret.

Demi memastikan percepatan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi kendala teknis dilapangan, maka kunjungan tersebut dilakukan. Pantauan di lokasi menunjukkan tanggul yang sebelumnya jebol berhasil ditutup dan kini dalam proses pengeringan serta penguatan struktur.

img_title Tunggu Aku Sukses Nanti, Potret Tekanan di Meja Makan Lebaran

Sementara itu, badan jalan yang hilang memasuki tahap pengerasan dasar dengan landasan beton. Kendala utama yang dihadapi adalah rembesan air dari sungai Tuntang yang memperlambat proses pengerasan.

"Ini harus selesai H-7 Lebaran. Yang penting sudah keras dan bisa dilewati kendaraan. Setelah ini rampung, langsung kita geser penanganan ke jalan kabupaten yang menjadi jalur alternatif," kata Ahmad Luthfi saat memberikan arahan kepada jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jateng.

img_title Sinopsis Pelangi di Mars, Film Sci-Fi Indonesia untuk Libur Lebaran 2026

Henggar Budi Anggoro selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah menyebutkan progress saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Pihaknya optimistis target dua minggu penyelesaian dapat tercapai.

"Mudah-mudahan dalam dua minggu ini selesai. Jadi, sebelum Lebaran sudah bisa kita buka untuk lalu lintas dari Purwodadi menuju Semarang maupun sebaliknya," ujarnya. Dilansir dari antaranews.

Menurut Henggar, awalnya penanganan ruas jalan putus direncanakan menggunakan jembatan darurat armco. Material, bahkan telah tiba di lokasi. Namun, setelah evaluasi teknis, ditemukan pergeseran konstruksi pada badan jalan lain di sekitar titik jebol.

Lalu, diputuskan membongkar dan membangun ulang secara permanen dengan pengecoran beton bertulang. "Total ada sekitar 60 meter badan jalan yang dinyatakan hilang. Armco tidak jadi dipasang, dan kita lakukan penanganan permanen agar lebih kuat dan tahan lama," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title