Pertamina NRE Perluas Kerja Sama Global di Sektor Energi Bersih
- Website possindo.com
Jakarta, VIVA Mindset – Sebagai upaya pengembangan proyek energi bersih di Indonesia, baru-baru ini anak usaha Pertamina di bidang energi terbarukan, Pertamina NRE, dan perusahaan energi asal China, GCL Intelligent Energy (Suzhou) Co., Ltd., menandatangani nota kesepahaman (MoU).
MoU tersebut diteken pekan lalu dalam pertemuan kedua perusahaan itu di Suzhou, Provinsi Jiangsu, China timur. Perwakilan dari Pertamina NRE juga melakukan kunjungan ke fasilitas pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang dikelola GCL di China.
"Kami melihat potensi signifikan untuk menggabungkan pengalaman global GCL dengan kemampuan dan wawasan lokal Pertamina untuk menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan dan kompetitif," kata John Anis, CEO Pertamina NRE, dalam keterangan resminya. Dilansir dari antarnews.
Indonesia merupakan pasar strategis dalam pengembangan energi bersih, hal tersebut di sampaikan Ketua Dewan Direksi GCL Zhi Fei. Dia mengharapkan kerja sama dengan Pertamina, khususnya di proyek PLTSa, integrasi panel surya (photovoltaic/PV), penyimpanan energi, serta teknologi PVT (photovoltaic-thermal).
Bukan hanya PLTSa dan panel PV, Pertamina NRE menyebut kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan proyek pembangkit listrik berbasis gas di Indonesia. Tujuannya adalah untuk mendukung target pengurangan emisi dan memperkuat keamanan energi nasional.
Kerja sama ini bukan yang pertama antara Pertamina dengan perusahaan energi bersih asal China. Pertengahan tahun lalu, Pertamina NRE juga menggandeng LONGi Green Technology untuk membangun pabrik panel surya berkapasitas produksi 1,4 gigawatt per tahun di Provinsi Jawa Barat.