Gaza Keluarga Terjebak: "Hidup atau Mati?"

Tentara Israel mengangkut tahanan Palestina
Sumber :
  • https://www.aljazeera.com/news/2026/1/13/alive-or-dead-gaza-families-trapped-in-information-void-about-relatives

Palestina, VIVA Mindset – Gaza City, Palestina – Keluarga Palestina di Gaza terperangkap dalam siksaan psikologis ekstrem pada Selasa, 13 Januari 2026, tidak tahu apakah kerabat mereka yang hilang akibat penahanan Israel masih hidup atau tewas, dengan 9.300 tahanan terdaftar dan larangan Palang Merah Internasional (ICRC) kunjungi sejak Oktober 2023, di tengah kehancuran komunikasi dan blokade informasi total.

img_title Festival Daisy Chain Sukses Besar, Olivia Rodrigo Ingin Gelar Setiap Tahun

Ratusan keluarga hadapi "kegelapan informasi" ini, takut anggota keluarga jadi tahanan rahasia atau mayat tanpa nama di kamar mayat rumah sakit yang penuh.

Umm Khaled, ibu yang mencari putranya, mengonfirmasi penderitaan tersebut dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 13 Januari 2026.

img_title Israel Perketat Cengkeraman Gaza Lindung Gencatan Senjata

"Hidup atau mati? Kami cek rumah sakit, kamar mayat, daftar tahanan setiap hari tanpa jawaban; Israel sembunyikan 9.300 nama sejak Oktober 2023," katanya.

Ia menambahkan Salib Merah dilarang kunjungi sejak 15 bulan lalu, picu trauma permanen bagi keluarga yang lihat foto jenazah tak dikenali dari tukar tawanan.

img_title Pendukung Abbas Sapu Kemenangan Pemilu Palestina Tepi Barat Gaza

Rola, kerabat tahanan lain, mengecam blokade informasi melalui pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.

"Anak saya hilang saat razia Israel di kamp pengungsi; kami dengar nama dia di penjara dari mantan tahanan, tapi Israel tolak konfirmasi dan larang ICRC akses," tegasnya.

Sementara itu, kelompok hak asasi laporkan ratusan anak Gaza hilang tanpa jejak, dengan keluarga terpaksa identifikasi mayat membusuk tanpa identitas.

Krisis ini memperdalam tragedi Gaza sejak Oktober 2023, di mana blokade informasi jadi senjata baru picu "penyiksaan psikologis kolektif".

PBB dan organisasi kemanusiaan desak Israel buka akses ICRC dan daftar lengkap tahanan.

Hingga kini, belum ada respons resmi Tel Aviv terkait 9.300 kasus hilang misterius.