Trump BBC: Hukum Internasional Tak Diperlukan
- https://www.bbc.com/news/articles/cg7y0579lp8o
Amerika Serikat, VIVA Mindset – Washington, AS – Presiden AS Donald Trump memicu kontroversi global dengan pernyataan tegas menolak kewajiban hukum internasional terkait pengambilalihan Venezuela, pada wawancara eksklusif BBC yang tayang Jumat, 9 Januari 2026, di mana ia menyatakan moral pribadinya sebagai satu-satunya panduan kebijakan luar negeri agresif AS.
Pernyataan ini muncul di tengah penarikan AS dari berbagai organisasi PBB dan ancaman terhadap wilayah seperti Greenland serta Kolombia, memicu kritik keras dari sekutu NATO dan pakar hukum.
Trump mengonfirmasi sikapnya tersebut dilansir dari BBC News, Jumat, 9 Januari 2026.
“Saya tidak memerlukan hukum internasional untuk bertindak demi kepentingan Amerika; moral saya sendiri yang membatasi, bukan aturan buatan negara lain,” katanya dalam wawancara.
Ia menambahkan bahwa penguasaan cadangan minyak Venezuela dan pengawasan jangka panjang di negara itu akan berlangsung bertahun-tahun, sambil menegaskan superioritas militer AS di Hemisphere Barat.
Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengecam kritik internasional melalui pernyataannya yang dikutip BBC.
“Presiden Trump memprioritaskan rakyat Amerika di atas birokrasi global yang gagal, seperti yang terlihat dari penangkapan Maduro dan stabilisasi Venezuela,” tegasnya.
Sementara itu, pakar hubungan internasional dari Universitas Oxford memperingatkan bahwa pendekatan ini merusak norma pasca-Perang Dunia II dan berpotensi memicu konflik dengan Rusia serta China.
Pernyataan Trump memperburuk ketegangan geopolitik, di mana AS telah menarik diri dari 66 badan internasional termasuk perjanjian iklim Paris.
Para pemimpin Eropa mendesak dialog multilateral untuk mencegah eskalasi, sementara opini publik terbagi antara pendukung "America First" dan yang khawatir akan isolasionisme.
Hingga kini, Trump belum menanggapi seruan PBB terkait Venezuela.