Mengapa Pemerintah Gunakan Rukyatul Hilal? Ini Dasar Hukumnya dalam Islam

Ilustrasi petugas menggunakan metode rukyatul hilal penentuan ramadan.
Sumber :
  • ANTARA/Ahmad Subaidi via VIVAcoid

Mindset – Mengapa pemerintah Indonesia menggunakan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan? Simak dasar hukumnya dalam Islam dan alasan penggunaannya dalam sidang isbat.

Setiap tahun, umat Islam di Indonesia menanti keputusan pemerintah terkait awal bulan Ramadhan. Salah satu metode yang digunakan adalah rukyatul hilal, yakni pengamatan bulan sabit pertama setelah ijtima' atau konjungsi.

Namun, mengapa pemerintah lebih memilih metode ini dibandingkan hisab (perhitungan astronomi)?

Artikel ini akan mengulas dasar hukum rukyatul hilal dalam Islam serta urgensinya dalam konteks penetapan oleh pemerintah.

Rukyatul Hilal: Metode yang Dituntunkan Rasulullah

Melansir NU Online, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

''Berpuasalah kamu karena melihat hilal [-bulan sabit-] dan berbukalah kamu karena melihat hilal. Jika terhalang maka genapkanlah [-istikmal-] 30 hari.'' (HR. Al-Bukhari dan Muslim)