Aktivitas Sederhana di Rumah yang Bisa Membantu Anak dengan Speech Delay

Stimulasi pada anak
Sumber :
  • https://www.pexels.com/id-id/foto/anak-membaca-alfabet-bahasa-inggris-3662803/

Parenting, VIVA Mindset –Speech delay atau keterlambatan bicara adalah kondisi ketika kemampuan berbicara anak berkembang lebih lambat dibandingkan anak seusianya. Setiap anak memang memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, namun stimulasi yang tepat tetap diperlukan agar kemampuan bahasa mereka dapat berkembang dengan baik.

img_title Cara Mengatur Waktu Belajar dan Bermain Anak

Dilansir dari laman kesehatan Rumah Sakit JIH, stimulasi yang dilakukan secara rutin dan menyenangkan dapat membantu anak lebih aktif dalam belajar berbicara. Aktivitas sederhana yang dilakukan bersama orang tua di rumah juga dapat menjadi sarana belajar yang efektif karena anak merasa aman dan nyaman saat berinteraksi dengan keluarga.

Lingkungan rumah memiliki peran penting dalam proses belajar anak. Interaksi yang sering terjadi antara anak dan orang tua dapat membantu memperkaya kosakata sekaligus melatih kemampuan komunikasi anak secara bertahap.

img_title Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Tepat Mengawasi PR Anak

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengajak anak bernyanyi bersama. Lagu anak-anak dengan lirik sederhana dapat membantu anak mengenal bunyi kata secara berulang. Orang tua juga bisa menambahkan gerakan atau ekspresi wajah agar anak lebih mudah memahami makna dari kata yang didengar.

Selain bernyanyi, membacakan buku cerita bergambar juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat. Pilih buku dengan gambar yang menarik, lalu ajak anak memperhatikan ilustrasi sambil menyebutkan nama benda atau hewan yang terlihat. Misalnya dengan mengatakan, “Ini gambar mobil, mobilnya warna merah,” atau “Lihat, ada burung sedang terbang.”

img_title Homeschooling atau Sekolah Formal? Ini Pertimbangannya

Kegiatan lain yang dapat dilakukan adalah bermain peran menggunakan mainan. Orang tua bisa menggunakan boneka, mobil-mobilan, atau mainan hewan untuk membuat percakapan sederhana. Misalnya dengan mengatakan, “Boneka ini lapar, kita kasih makan dulu ya,” atau “Mobilnya jalan ke mana ya?” Cara ini membantu anak belajar meniru kata dan memahami situasi komunikasi.

Orang tua juga bisa mengajak anak berbicara saat melakukan kegiatan sehari-hari. Momen seperti menyiapkan makanan, merapikan mainan, atau berjalan di sekitar rumah bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan kata baru. Contohnya, “Kita ambil sepatu dulu,” atau “Ayo masukkan bola ke dalam kotak.”

Halaman Selanjutnya
img_title