Empat Hal Yang Harus Dilakukan Anak Setelah Pulang Sekolah

Kegiatan Saat Anak Pulang Sekolah
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/kids-getting-back-school-together_29014519.htm

Parenting, VIVA Mindset – Setelah seharian belajar di sekolah, anak masih memiliki energi dan kebutuhan untuk melanjutkan aktivitas fisik, sosial, dan mental yang bermanfaat. Menyediakan kegiatan yang tepat setelah sekolah tidak hanya membantu anak melepaskan energi, tetapi juga mendukung perkembangan keterampilan sosial, emosional, dan fisik mereka secara keseluruhan. Berikut empat hal penting yang sebaiknya dilakukan anak setelah pulang sekolah menurut Tiny Hoppers, penyedia layanan pengasuhan anak dan panduan aktivitas anak.

img_title Mengenal Ms. Rachel dan Metode Viralnya dalam Membantu Speech Delay Anak

1. Temukan Aktivitas yang Mereka Sukai

Sebelum menentukan kegiatan tambahan, orang tua sebaiknya bertanya kepada anak tentang apa yang mereka ingin lakukan di luar sekolah. Aktivitas yang dipilih oleh anak biasanya akan membuat mereka lebih termotivasi dan antusias untuk melakukannya secara rutin. Ini juga dapat membantu membangun minat yang berkelanjutan sekaligus memberikan pengalaman sukses.

img_title Cara Mengatasi Anak Susah Makan dan GTM: Panduan Aturan Feeding Rules IDAI

2. Mengikuti Program After School Care

Program pengasuhan atau kegiatan setelah sekolah (after school care) merupakan pilihan yang baik untuk membantu anak tetap produktif dan terlibat dalam lingkungan yang menyenangkan. Di dalam program ini, anak dapat bertemu teman seusia, belajar berkolaborasi, serta memperkuat nilai-nilai seperti kerja sama, rasa percaya diri, dan rasa saling menghormati. Selain itu, aktivitas di dalamnya sering dirancang untuk menjadi pengalaman belajar tanpa tekanan ujian seperti di sekolah.

img_title Terlalu Sering Membentak Anak? Ini Dampak Buruk bagi Otak dan Solusi Memperbaikinya

3. Berbincang Dengan Anak Tentang Hari Mereka

Menghabiskan waktu berkualitas bersama anak setelah sekolah dengan bertanya sederhana seperti “Bagaimana hari kamu?” dapat memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Percakapan seperti ini membantu anak merasa didengar dan dihargai, serta memberi kesempatan orang tua memahami pengalaman, tantangan, dan kebutuhan anak dalam belajar maupun bermain.

4. Batasi Waktu Elektronik dan Ajak Anak Bergerak

Terlalu banyak waktu di depan layar seperti TV atau gadget dapat menjadi kebiasaan yang kurang sehat jika tidak dibatasi. Setelah sekolah, anak sebaiknya didorong untuk melakukan aktivitas fisik, kreatif, dan sosial. Contohnya bisa berupa membaca, mewarnai, bermain olahraga, atau bergabung dengan tim olahraga pilihan. Aktivitas semacam ini lebih bermanfaat bagi kesehatan fisik dan perkembangan mental anak ketimbang sekadar duduk di depan layar elektronik.

Halaman Selanjutnya
img_title