Anak Lebih Mudah Menangis Ketika di Dekat Ibu, Ada Apa?

Anak lebih mudah menangis ketika dekat ibu.
Sumber :
  • pexels.com

Parenting, VIVA MindsetPernahkah kamu mengalami kondisi di mana anak jadi lebih mudah rewel atau menangis saat dekat dengan ibunya? Berbeda halnya saat dekat dengan orang lain yang justru lebih tenang.

img_title Wajib Tahu! Cara Asyik Ajari Anak Menulis dan Berhitung

Bagi sebagian ibu mungkin merasa hal tersebut mengkhawatirkan, karena takut anak jadi tidak nyaman. Akan tetapi apakah demikian?

Melansir Moms, kondisi ini ternyata normal, kok! Hubungan ibu dan anak memang berbeda jika dibandingkan dengan ayah dan anak.

img_title Seni Mengajar Tanpa Membuat Anak Tertekan

Alasan anak mudah menangis saat dekat ibu

Terdapat beberapa hal yang menjadi alasan anak lebih mudah rewel saat sedang di dekat ibunda, tentunya bukan hal yang negatif, lho.

img_title Membangun Kebiasaan Membaca Sejak Usia Dini untuk Masa Depan Anak
  1. Anak merasa lebih nyaman di dekat ibu

Anak yang di dekat ibunya, merasa bisa lebih mudah mengekspresikan perasaannya. Mereka percaya bahwa saat di dekat ibu, semuanya akan baik-baik saja.

Alhasil, tidak perlu takut apalagi khawatir saat anak jadi lebih sering menangis saat di dekat ibu. Justru, ia merasa nyaman saat di dekat kamu karena tidak merasa takut saat ingin menangis.

  1. Perkembangan otak anak baru dimulai

Usia balita merupakan proses di mana otak akan semakin berkembang. Anak akan mulai lebih memahami bagaimana hubungan dirinya dengan ibu, ayah, serta orang di sekitarnya.

Anak-anak pada usia balita memiliki memori yang lebih padat dibanding saat bayi. Untuk itu, anak akan lebih sering memperhatikan reaksi ibu saat anak mereka melakukan sesuatu.

Hal yang harus dilakukan saat anak sering menangis

Sebenarnya, tidak banyak yang harus dilakukan saat anak mudah menangis. Sebagai ibu, kamu hanya perlu lebih sering berada di dekatnya.

Menurut Moms, berikan perhatian penuh pada si kecil dan pastikan bahwa ia tidak akan pernah takut untuk bisa menyampaikan apa yang dirasakannya.

Selalu ingat bahwa anak-anak masih perlu banyak belajar, alhasil kamu dan pasangan perlu lebih banyak bersabar untuk bisa terus menemani dan membimbing anak.