Tips Jitu Mengatasi Anak Susah Makan Tanpa Perlu Memaksa

Ilustrasi anak yang sedang GTM.
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/photo-of-a-man-feeding-a-child-7946703/

Parenting, VIVA Mindset –Momen makan seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan bagi anak dan orang tua. Namun, kenyataannya seringkali berbanding terbalik. Drama anak menutup mulut rapat-rapat, melepeh makanan, atau hanya mau makan jenis makanan tertentu (picky eater) seringkali membuat orang tua frustrasi. Kekhawatiran akan kurangnya asupan gizi tak jarang memicu orang tua untuk memaksa anak makan, yang justru memperburuk situasi.

img_title Memahami Akar Masalah Kehilangan Motivasi Belajar Anak

Dilansir dari Mayo Clinic, memaksa anak makan tidak akan menyelesaikan masalah dan malah dapat menciptakan trauma atau hubungan yang buruk dengan makanan. Anak mungkin akan makan saat itu karena takut, namun jangka panjangnya mereka akan semakin resisten. Berikut adalah strategi cerdas menghadapi anak susah makan tanpa perlu adu urat saraf.

1. Buat Jadwal Makan yang Teratur

img_title Wajib Tahu! Cara Asyik Ajari Anak Menulis dan Berhitung

Anak-anak membutuhkan rutinitas untuk merasa aman dan nyaman, termasuk dalam hal makan. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebaiknya orang tua menetapkan jadwal makan utama dan camilan (snack) yang konsisten setiap harinya.

Hindari memberikan susu atau camilan padat kalori terlalu dekat dengan jam makan utama. Hal ini bertujuan agar saat waktu makan tiba, anak benar-benar dalam kondisi lapar alamiah. Rasa lapar adalah stimulus terbaik agar anak mau makan dengan lahap tanpa perlu dibujuk rayu berlebihan.

img_title Seni Mengajar Tanpa Membuat Anak Tertekan

2. Sajikan Porsi Kecil dan Variatif

Seringkali orang tua memberikan porsi makan yang terlalu besar di piring anak, sehingga anak merasa terintimidasi sebelum mulai makan. Melansir laman National Health Service (NHS), cobalah sajikan makanan dalam porsi kecil terlebih dahulu.

Biarkan anak meminta tambah jika mereka masih lapar. Selain itu, buatlah tampilan makanan menarik dengan variasi warna dan bentuk. Libatkan anak dalam proses memilih atau menyiapkan menu makanan sederhana. Rasa bangga karena "ikut masak" seringkali ampuh membuat mereka lebih bersemangat untuk menyantap hasilnya.

3. Ciptakan Suasana Makan yang Positif

Hindari menjadikan meja makan sebagai medan perang. Disadur dari Academy of Nutrition and Dietetics, matikan televisi dan jauhkan gawai (gadget) saat makan. Distraksi layar membuat anak tidak fokus pada sinyal kenyang dan lapar tubuh mereka.

Halaman Selanjutnya
img_title