Dampak Gadget Pada Perkembangan Otak Anak
- https://berita.teknologi.id/uploads/article/1726694300_tega.jpg
Parenting, VIVA Mindset –Di era digital seperti sekarang gadget pada anak sering kali menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mulai dari video edukatif yang menjanjikan stimulasi belajar sampai game interaktif yang memikat perhatian semua bisa dilakukan dalam genggaman kecil mereka
Tapi sebelum kita terlalu cepat menganggap teknologi ini hanya bermanfaat penting untuk memahami bagaimana dampak gadget sebenarnya memengaruhi perkembangan otak anak terutama pada masa awal tumbuh kembang mereka
Perkembangan anak bukan sekadar pertumbuhan fisik proses ini melibatkan perubahan otak yang kompleks termasuk kemampuan bahasa perhatian emosi dan interaksi sosial ketika gadget menjadi terlalu dominan dalam hidup mereka itu berarti bagian-bagian penting dalam proses perkembangan itu bisa tergeser terhambat atau bahkan terganggu tidak proporsional
Penelitian di berbagai jurnal menunjukkan bahwa penggunaan gadget pada anak tidak selalu buruk atau baik misalnya studi tentang penggunaan gadget pada anak usia dini menunjukkan bahwa perangkat ini bisa membantu mengembangkan kemampuan tertentu seperti strategi permainan dan keterampilan motorik halus jika dipakai terkontrol dan dipandu orang tua
Namun ketika tidak disertai pengawasan gadget bisa menyebabkan kecanduan dan gangguan perkembangan sosial-emosional.
Ini sama seperti apa yang ditemukan dalam kajian tentang perkembangan psikologis anak sekolah dasar dimana gadget bisa membantu anak mencari informasi dan berkomunikasi tetapi di sisi lain penggunaan yang berlebihan terbukti berkaitan dengan perubahan perilaku yang kurang ideal termasuk menurunnya kedisiplinan marah-marah dan bahkan mengurangi waktu belajar
Bagian otak yang masih dalam tahap pertumbuhan sangat peka terhadap lingkungan dan sekitarnya termasuk tingginya paparan layar sebuah review internasional menyimpulkan bahwa durasi layar yang panjang konten yang cepat berubah dan kurangnya pendampingan dewasa bisa mengganggu perkembangan kognitif dan sosial emosional anak
Lebih jauh studi lainnya tentang perkembangan kemampuan berbicara anak usia 2–3 tahun menunjukkan bahwa anak yang banyak terpapar gadget tanpa interaksi orang dewasa bisa mengalami kemunduran dalam keterampilan bahasa karena mereka kehilangan kesempatan berlatih komunikasi dua arah yang sangat penting di usia dini