Pola Asuh Hari Ini, Luka Batin di Masa Depan
- https://www.istockphoto.com/id/foto/sedih-menangis-anak-kecil-gm1314524574-402720283
Penelitian dalam journal of child psychology and psychiatry menunjukkan bahwa pengalaman emosional negatif di masa kanak-kanak berhubungan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan depresi di masa dewasa dimana trauma tidak selalu diingat secara sadar tapi tubuh dan emosi menyimpannya dengan rapi
Ironisnya banyak yang baru menyadari luka ini saat sudah menjadi orang tua dimana saat pola yang sama hampir terulang barulah muncul pertanyaan kenapa aku seperti ini
Saat Disiplin Berubah Menjadi Tekanan
Disiplin dibutuhkan tapi tanpa empati disiplin bisa menjelma tekanan dimana anak yang terus dituntut tanpa ruang gagal akan tumbuh dengan rasa takut yang konstan takut salah dan takut mengecewakan serta takut tidak dicintai
Dalam banyak kasus inilah titik di mana didikan jadi trauma bukan karena aturan itu sendiri tapi karena anak tidak pernah merasa aman secara emosional saat menjalaninya dia kehilangan kepercayaan pada dirinya sendiri
Psikologi anak menekankan pentingnya secure attachment dimana anak yang merasa diterima didengar dan divalidasi emosinya cenderung lebih tangguh secara mental ia tahu bahwa kesalahan tidak menghapus cinta sehingga marah itu boleh sedih wajar dan takut bisa dibicarakan
Mencegah trauma masa kecil bukan berarti membiarkan anak tanpa batas justru sebaliknya dimana batas yang jelas disampaikan dengan tenang konsisten dan memberi rasa aman
Menghentikan Pola, Memulai Kesadaran Baru
Tidak ada kata terlambat untuk berubah pola asuh bisa diperbaiki relasi bisa dipulihkan dan banyak penelitian menunjukkan bahwa satu hubungan aman saja sudah cukup membantu anak membangun ketahanan emosional
Mendengar tanpa menghakimi meminta maaf saat salah dan menghargai perasaan anak meski tidak selalu setuju dengan perilakunya membuat langkah-langkah kecil ini mungkin terasa sepele tapi memiliki dampak yang besar.
Anak tidak mengingat semua kata kita tapi ia mengingat bagaimana perasaannya saat bersama kita pola asuh hari ini adalah pesan yang akan ia bawa ke masa depan tentang siapa dirinya dan bagaimana dunia memperlakukannya
Jika kita ingin anak tumbuh tanpa beban luka yang tidak perlu maka perubahan dimulai dari kesadaran dan dari keberanian untuk melihat ke dalam karena mencegah luka batin bukan tentang menjadi orang tua tanpa cela melainkan tentang memilih untuk lebih hadir lebih peka dan lebih manusiawi