Mengenal Penelantaran Anak, Jenis Tanda dan Dampak Jangka Panjangnya!
- https://www.freepik.com/free-photo/view-young-children-suffering-from-abuse_39427866.htm
Parenting, VIVA Mindset –Dilansir dari Psychology-Today, penelantaran anak (child neglect) didefinisikan sebagai tindakan atau kelalaian pengasuh yang merampas kebutuhan dasar anak sesuai usianya. Kelalaian ini berpotensi mengakibatkan bahaya fisik maupun psikologis. Berbeda dengan pelecehan fisik atau seksual yang merupakan tindakan kekerasan aktif penelantaran adalah "tindakan kelalaian" yang sering kali lebih sulit diidentifikasi. Penelantaran adalah bentuk penganiayaan anak yang paling umum dengan data menunjukkan hampir dua pertiga korban penganiayaan anak adalah korban penelantaran. Meskipun tren penganiayaan anak secara keseluruhan menurun proporsi penelantaran justru cenderung meningkat sehingga membutuhkan perhatian lebih dari peneliti dan klinisi.
Berbagai Jenis Penelantaran Anak
Penelantaran anak dapat mencakup beberapa kategori utama
1. Penelantaran Fisik
Kategori luas ini mencakup kegagalan dalam menyediakan nutrisi pakaian kebersihan atau tempat tinggal yang memadai. Termasuk juga penolakan untuk mencari perawatan medis yang diperlukan pengabaian anak tanpa pengawasan serta pengabaian keselamatan anak seperti mengemudi saat mabuk bersama anak.
2. Penelantaran Pendidikan
Terjadi ketika anak dibiarkan membolos secara kronis atau tidak mendapatkan sekolah di usia wajib belajar. Ini juga mencakup penolakan untuk memberikan layanan pendidikan remedial atau tidak menindaklanjuti perawatan untuk gangguan belajar yang didiagnosis.
3. Penelantaran Emosional
Mencakup kurangnya pemberian kasih sayang dan asuhan. membiarkan anak menyaksikan kekerasan dalam rumah tangga atau membiarkan anak menggunakan narkoba dan alkohol. Karena tidak menunjukkan tanda fisik yang nyata seperti pakaian kotor penelantaran emosional sering kali paling sulit diidentifikasi oleh pihak luar.
Indikator dan Dampak Jangka Panjang
Seorang anak mungkin mengalami penelantaran jika mereka sering absen mencuri atau mengemis makanan memiliki kebersihan tubuh yang buruk atau tidak memiliki pakaian yang sesuai dengan cuaca. Penelantaran dapat menyebabkan kondisi medis serius gagal tumbuh hingga malnutrisi yang mengancam jiwa. Secara psikologis korban penelantaran cenderung mengalami masalah perilaku gangguan kejiwaan dan kesulitan dalam membangun kepercayaan atau hubungan intim saat dewasa. Mereka mungkin merasa "hampa" mati rasa secara emosional atau bergulat dengan perasaan bersalah dan malu yang mendalam.