Tips Ampuh Mengatasi Pertengkaran Saudara Kandung di Rumah!
- on : Ketika Anak Berantem Link : https://www.freepik.com/free-photo/unpleased-young-blonde-brunette-handsome-guys-sit-table-holding-pulling-phone-inside-living-room_13465305.htm
Parenting, VIVA Mindset –Dilansir dari Child-Mind-Institute, hubungan antar saudara kandung bisa menjadi hal yang rumit. Mulai dari berbagi ruang hingga bersaing mendapatkan perhatian orang tua ada banyak alasan mengapa konflik antar saudara sering pecah. Namun sebagai teman bermain pertama saudara kandung juga merupakan sumber dukungan dan koneksi yang sangat penting Memahami akar masalah yang sering kali berupa keinginan untuk mendapatkan perhatian atau barang tertentu adalah langkah awal untuk menjaga perdamaian. Orang tua dapat menggunakan berbagai strategi untuk meredam konflik dan menumbuhkan ikatan kuat yang akan bertahan lama hingga masa depan anak.
Menetapkan Aturan Dasar yang Jelas
Salah satu cara terbaik untuk mencegah konflik adalah dengan membuat jadwal dan sistem yang jelas saat semua orang dalam kondisi tenang.
1. Jadwal Penggunaan Barang
Jika anak-anak sering bertengkar memperebutkan remote TV atau gadget buatlah jadwal tertulis dan tempelkan di tempat yang mudah dilihat.
2. Giliran Memilih
Terapkan sistem bergantian untuk memilih rute jalan-jalan keluarga atau bahkan siapa yang mendapatkan pelukan selamat malam terakhir dari orang tua.
3. Gunakan Alat Bantu
Untuk anak yang lebih kecil gunakan pengatur waktu atau jadwal visual agar mereka bisa mengantisipasi kapan giliran mereka berakhir. Untuk remaja gunakan pendekatan percakapan untuk mencari solusi bersama. Misalnya dengan bertanya "Kami perhatikan kalian sulit berbagi ruang belajar. Solusi apa yang menurut kalian paling efektif"
Fokuslah pada Penguatan Positif dan Abaikan Keluhan Kecil
Wajar jika setiap anak dalam satu keluarga memiliki aturan yang berbeda misalnya waktu tidur anak yang lebih tua lebih malam dibanding adiknya
1. Jelaskan Perbedaan
Orang tua harus terbuka dalam menjelaskan mengapa aturan tersebut berbeda agar anak tidak merasa tidak adil. Misalnya menjelaskan bahwa kakak memiliki waktu layar lebih banyak karena harus mengerjakan tugas sekolah.
2. Beri Tanggung Jawab yang Adil
Jika anak yang lebih tua memiliki tanggung jawab lebih seperti menjaga adiknya pastikan batasannya jelas. Jangan biarkan mereka merasa semua beban keluarga ada di pundak mereka dan selalu tanyakan apa yang mereka rasakan.